Ust. Syarif Hade Koreksi Felix Siauw soal Hadis Khilafah ala Minhajin Nubuwwah

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Sebagai peneliti isu khilafah dan pengajar hadis-ilmu hadis di berbagai masjid besar dan kampus Islam kenamaan di sekitar Jakarta, Ust. Dr. Syarif Hade merasa perlu meluruskan pemahaman Felix Siauw terkait hadis.

Hadis yang disampaikan oleh Felix Siauw terkait dengan nubuat soal khilafah ala minhajin nubuwwah di akhir zaman.

Hadis ini memang kerap dipakai oleh tokoh-tokoh HTI untuk memframing seolah-olah khilafah ala minhajin nubuwwah itu adalah khilafah ala HTI yang dimaksudkan dalam hadis tersebut. Padahal sama sekali bukan.

Apa yang disampaikan tokoh-tokoh HTI itu tidak ada basis argumen yang mendukungnya. Itu hanya klaim sepihak yang tak ada satu pun literatur Islam non-HTI yang mendukungnya.

Bahkan, di dalam Al-Qur’an dan hadis, makna tern khilafah itu tidak dimaksudkan sebagai khilafah ala HTI, seperti narasi yang selama ini digembar-gemborkan tokoh HTI.

Hal inilah yang membuat Ust. Dr. Syarif Hade terpaksa menyampaikan koreksi terhadap pemahaman Felix Siauw seputar hadis khilafah.

Baca juga:  Bila Ada yang Mengaku Bermimpi Bertemu Nabi

Berikut postingan Ust. Dr. Syarif Hade di akun Facebook bernama Moch Syarif Hidayatullah:

– Nabi Tak Mungkin Bohong, Mas Felix! –

Nabi pasti tak pernah bohong, Mas Felix Siauw! Tapi pemahaman orang terkait hadis itu bisa manipulatif dan kadang bohong juga. Yang memalsukan dan memanipulasi hadis saja ada kok.

Hadis tak pernah salah, tapi pemahaman orang soal hadis bisa salah. Maka terjadi ikhtilaf di kalangan ulama dalam memahami suatu hadis.

Maka mari kita uji pernyataan Mas Felix di video ini. Jika benar bahwa khilafah ala minhajin nubuwwah itu adalah khilafah versi HT/HTI, maka:

1. Bisakah Mas Felix tunjukkan satu ulama saja di kalangan salaf-mutaqaddimin yang menjelaskan bahwa khilafah ala minhajin itu yang dimaksud adalah khikafah versi HT/HTI?

2. Adakah syarih (pensyarah) hadis yang menjelaskan bahwa khilafah ala minhajin nubuwwah itu khilafah versi HT/HTI?

3. Bukankah para ulama hadis menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan khilafah ala minhajin nubuwwah justru sudah selesai pada masa Umar bin Abdul Aziz?

Baca juga:  Ustaz Felix Siauw, Maaf, Ini Lho Dalil Nasionalisme dan Hormat Bendera

4. Kalaupun ada syarih hadits yang menjelaskan bahwa ala minhajin nubuwwah itu zaman Nabi Isa, pertanyaannya, “Memang HT/HTI khalifahnya Nabi Isa?” Kalau khalifahnya Nabi Isa, kenapa harus diperjuangkan. Wong sudah pasti terjadi dan ada nashnya.

5. Apa cuma saya yang mendengar beliau salah baca pada bagian “wa ni’mal jaysyu jaysyuha”? Karena yang saya dengar beliau bacanya “wa ni’mal ja’isyu ja’isyuha”.

Setahu saya versi beliau ini tak pernah saya dengar. Mohon kalau ada yg punya redaksi versi beliau. Saya pengen tahu. 🙏

https://www.facebook.com/qia.hati/videos/1586414514844315/UzpfSTEwODA4NDU0OTk6MTAyMTkzOTgxMTE2Mzg0MjI/?id=1080845499

Komentar

Redaksi
aktivis hti sumber: cnnindonesia Previous post Ust. Syarif Hade Ungkap Kronologi Rencana Debat dengan Ustaz HTI yang Batal
aktivis hti sumber: cnnindonesia Next post Ajak Orang di Sekitar Anda untuk Tobat dan Keluar dari Khilafah ala HT/HTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *