Waspadai 5 Model Penipuan di Dunia Maya

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.Com – Kejahatan dunia maya adalah istilah yang digunakan untuk jenis kejahatan yang menggunakan jaringan komputer. Berbagai aplikasi jaringan dunia maya telah banyak berkembang, selain dampak positif ada juga dampak negatif yang harus diwaspadai. Misalnya, 5 model penipuan di dunia maya berikut ini, juga patut diwaspadai.

1. Undian Kuis Berhadiah

Email atau pemberitahuan apa pun yang kamu terima saat kamu mengakses sebuah website yang mengabarkan kamu adalah pemenang undian berhadiah. Misalnya “selamat Anda terpilih sebagai pemenang bla bla bla”, padahal kamu merasa tidak ikut kuis undian berhadiah apa pun. Nah, yang seperti ini perlu diwaspadai, apalagi kalau sampai ada modus perintah untuk transfer uang terlebih dahulu. Jangan tertipu dengan iming-iming jutaan rupiah!

2. Penipuan Jual Beli Online

Toko online barang elektronik baik via BBM atau lainnya, yang misalnya, menawarkan HP dengan 3 kali lebih murah dari harga pasaran. Jika harganya benar-benar gak wajar, sebaiknya periksa terlebih dahulu online shop tersebut. Dalam kasus ini, biasanya korban disuruh transfer uang terlebih dahulu, tapi barang tidak dikirim. Kadang pelaku juga meminta transfer uang tambahan dengan dalih barang tertahan di bea cukai dan supaya barang bisa dikirim, pemesan harus transfer uang tambahan karena ada biaya tak terduga.

Baca juga:  Menjadi Netizen Santuy Demi Kedamaian Dunia Medsos

3. Penipuan Melalui Facebook

Pelaku melakukan penipuan dengan cara meng-hack FB lalu mengirim pesan permintaan  tolong via FB, meminta bantuan transfer uang dengan nominal sekian. Dengan dalih HP dia dirampok dan perlu pertolongan. Lebih baik dicek lebih dahulu, sudah banyak modus penipuan seperti itu.

4. Penipuan Kartu Kredit

Cara penjahat dunia maya mencuri identitas kartu kreditmu, yaitu dengan modus tawaran penambahan limit kartu kredit. Jika ada tawaran seperti ini via email atau telepon, sebaiknya waspada. Jangan mudah tertipu.

5. Penipuan Modus Cinta

Biasanya terjadi pada orang yang mendapatkan pacar atau kenalan melalui jejaring social. Saat hubungan sudah mulai dekat dan serius. Baru sang pelaku akan beraksi, misalnya meminta transfer uang dengan dalih ingin mengirimkan hadiah tapi tertahan bea cukai. Hati-hati ya, gaes.

 

Baca juga:  This or That, Antara Narsis atau Takut dibilang Kudet

nenengPenulis : Neneng Maghfiro (Penikmat telor setengah mateng)

Twitter : @NengAirin

Komentar

Neneng Maghfiro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *