Menemukan Pacar Lewat Medsos? Waspadai 5 hal ini

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Tak dapat dipungkiri, kini media sosial tak hanya sekedar untuk bersosial dengan orang lain lewat dunia maya. Lebih dari itu, media sosial telah menjadi tempat untuk mencari pacar juga, terlebih Facebook.

Awalnya, mungkin hanya sekedar curhat. Namun kemudian, teman curhat itu bisa menjadi pacar, bahkan jodoh. Lihat saja betapa grup-grup media sosial dengan label jodoh dan sejenisnya bermunculan.

Namun tak sedikit orang yang ternyata memanfaatkan status jomblo akun orang lain sebagai sasaran empuk untuk mendulang penghasilan. Terlebih bila si korban terlanjur kesengsem (kasmaran) dengan pacar FB-nya karena foto-foto yang diunggah begitu mempesona. Cantik layaknya artis. Berdasarkan pengalaman teman yang pernah jadi korban, saya ingin memberi 5 tips mencegah penipuan oleh ‘pacar’ FB.

1. Jangan Percaya Sepenuhnya Terlebih Dahulu

Dalam hubungan via dunia maya, janganlah tergesa mencinta sepenuh jiwa. Apalagi jika Anda belum pernah kopi darat dengan calon jodoh Anda. Bukan tidak mungkin, bila orang yang belum pernah Anda temui di dunia nyata itu akan menyalahgunakan kepercayaan Anda.

2. Jangan Mudah Bersimpati

Terkadang seorang pacar maya, entah cowok atau cewek, ketika sudah tahu bahwa ia mendapat perhatian lebih dari Anda, ia akan lebih lebay. Curhat berbagai kesusahan, sakit dan lain sebagainya. Bila menemui kondisi ini, jangan mudah simpati dulu. Simpati boleh, asal jangan berlebihan, apalagi sampai memberi bantuan uang dalam jumlah banyak. Jangan dulu, Guys!

3. Jangan Mudah Percaya Bila Ia Mengadukan Gangguan dari Teman Anda di Dunia Nyata

Baca juga:  Maksimalkan 5 Fitur FB Ini Agar Akun Anda Aman dan Nyaman

Bila pacar maya Anda mengadukan gangguan dari teman Anda, cek dulu kebenarannya. Pada sebagian kasus, pelaku penipuan menggunakan trik adu domba korban dengan rekan nyatanya. Hal ini bertujuan agar korban percaya kepada pelaku dan tidak menghiraukan kata-kata rekannya.

Bagaimanapun, Anda harus sadar bahwa pertemanan dan percintaan Anda masih lewat sinyal internet, sedangkan hubungan Anda dengan orang-orang sekitar adalah interaksi langsung. Anda harusnya lebih tahu karakter dan tingkah laku serta sepak terjang teman Anda ketimbang orang yang jauh dan belum nyata.

4. Jangan Mau Transfer Uang

Ini berkaitan dengan poin kedua. Ketika Anda sudah percaya dan bersimpati sepenuh hati, maka Anda seolah terhipnotis oleh cinta maya. Ketika melihat orang tersayang dalam kesulitan, niscaya jiwa terketuk untuk mengulurkan tangan budiman. Berharap akan memupuk rasa cinta dan sayang dari pasangan. Itu wajar. Tetapi sadarlah bahwa dia belum pernah bertemu Anda. Maka ketika sekian keluh kesah dan kesusahan dari pacar maya itu mengarah ke arah materi. Waspadalah! Kalaupun Anda terlalu budiman dan akhirnya mengirim sejumlah uang, batasilah nominalnya agar total belanja cinta maya Anda tak menembus 6 digit. Kenapa? Baca dulu poin selanjutnya!

5. Ajak Bertemu Dulu

Rasulullah menganjurkan seseorang yang akan menikahi wanita agar melihat langsung sosok wanita tersebut. Istilah fikihnya an-nadzhru (melihat). Ini sangat penting untuk percintaan via medsos. Jangan sampai Anda membutakan mata demi cinta kepada orang yang belum nyata Anda temui.

Baca juga:  Terganggu dengan Notifikasi dan Postingan Teman di Facebook? Gunakan Saja Trik Unik Ini

Apakah ia secantik dan setampan foto-foto profilnya? Apakah ia benar-benar menjadi pasangan setia? Maka kopi darat alias pertemuan adalah hal yang akan mengakhiri tahap suuzan di atas.

Dengan bertemu langsung, Anda akan dapat menentukan apakah Anda benar-benar akan menjadikannya pasangan hidup atau tidak. ketika calon Anda tersebut tak bersedia melakukan pertemuan, bisa jadi merupakan ciri-ciri ia tidak serius.

Intinya, dasar utama dalam menghindari penipuan medsos dengan modus pacar adalah selalu sadar bahwa ‘hubungan cinta’ Anda belumlah nyata. Masih maya sesuai dengan tempat Anda menemukan dia. Dunia maya.

nasrudin maimunKontributor : Nasrudin (Penggemar martabak dan bakso)

FB: Nasrudin El-Maimun

Komentar

Nasrudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *