Gus Mus Berkisah tentang Kiai Hamid Pasuruan

DatDut.Com –┬áKiai Hamid Pasuruan adalah sosok ulama karismatik. Karisma beliau bukan hanya karena kedalaman ilmu, tapi juga karena keluhuran budi dan kemakrifatannya. Meskipun lebih dikenal sebagai wali, tapi berdasarkan penuturan banyak orang yang pernah bertemu beliau, Kiai Hamid selalu menekankan pentingnya memiliki kesalehan sosial dan kesalehan individual, selain pelaksanaan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Tak banyak yang tahu, meskipun dikenalnya pada nama beliau ada embel-embel nisbat “Pasuruan”, tapi beliau bukan kelahiran kota seribu santri ini. Beliau justru lahir di Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Lasem sendiri merupakan salah satu kecamatan di timur kota Rembang, yang dikenal bukan hanya karena batik Lasemnya, tapi juga karena banyak pesantren dan ulama-ulama besarnya. Ada lebih dari 10 pesantren di kecamatan yang sebetulnya tak terlalu luas ini.

Baca juga:  Ini Selma Bektashi, Penyanyi Religi Siswa Madrasah di Albania yang Bikin Banyak Netizen Kesengsem

Tak heran pada satu masa, Lasem menjadi destinasi penting untuk menimba ilmu agama. Dan, dari kecamatan yang ada di jalur pantura ini, lahir banyak ulama-ulama dan ilmuan besar. Salah satu contohnya Prof. Dr. Mukti Ali, menteri agama era Orde Baru, yang dikenal sebagai ilmuwan yang amat brilian pada masanya. Contoh lainnya tentu saja figur yang sedang menjadi fokus tulisan ini: Kiai Hamid Pasuruan.

Nah, kedekatan lokasi antara Lasem dan Rembang ini, mempertemukan tokoh dan ulama besar beda generasi ini. Kiai Hamid yang asli Lasem meskipun tinggal dan menetap di Pasuruan, sementara Gus Mus tinggal di Rembang. Pertemuan Gus Mus dengan Kiai Hamid ini ternyata juga memberi kesan mendalam dan membekas pada diri Rais Am PBNU sebelum periode K.H. Ma’ruf Amin ini. Berikut 5 kesan itu yang disarikan dari kata pengantar Gus Mus yang berjudul “Kiai Hamid Bukan Wali Tiban” untuk buku biografi wali dari Pasuruan tersebut:

Baca juga:  Ayat Mutasyabihat dan Keyakinan yang Benar terkait Allah Bertempat atau Tidak
Redaksi