Jadi Wanita Tidak Mudah, Maka Ini 5 Alasan Jangan Pernah Remehkan Kaum Hawa!

  • 25
  •  
  •  
  •  
    25
    Shares

Dibaca: 947

Waktu Baca2 Menit, 58 Detik

DatDut.Com – Wanita memang ditakdirkan harus serba bisa. Segala urusan mulai dari peran sebagai ibu, istri, atau mungkin ada juga yang hingga urusan menjadi wanita karir, semua dipegang dan harus dilaksanakan olehnya. Inilah mengapa sering ada istilah wanita sebagai wonder women alias wanita super.

Intinya, jadi wanita itu tidak mudah. So, hormati wanita, apalagi dia ibumu.  Yuk, intip 5 alasan jangan remehkan wanita, karena di balik kelembutannya, dia luar biasa. Dan, satu lagi, menjadi wanita itu tidak mudah!

[nextpage title=”1. Mengurus Dirinya Sendiri”]

1. Mengurus Dirinya Sendiri

Tugas pertama bagi seorang wanita adalah mengurus diri sendiri. Apabila seorang wanita bisa mengurus dirinya sendiri, maka ia bisa mengurus yang lain. Ini persis seperti dalam konsep sukses yang selalu diawali dari diri sendiri.

Tugas seorang wanita dalam mengurus dirinya sendiri adalah meliputi merawat diri, mempercantik diri, menjaga kebersihan anggota tubuh dan organ kewanitaan. Ia juga mesti menjaga organ kewanitaannya sebelum menikah dan menjaga kehormatannya dari orang-orang yang tak berhak.

Inilah mengapa sangat penting konsep mengurus diri sendiri bagi seorang wanita. Sekali salah langkah, maka habislah sudah. Kalau ia tak bisa menjaga kehormatannya, maka jatuhlah ia. Jika ia tak menjaga kesehatannya, maka bisa jadi ia mengidap suatu penyakit. Nauzubillah…

[nextpage title=”2. Bertugas untuk Melahirkan Anak”]

2. Bertugas untuk Melahirkan Anak

Tugas selanjutnya bagi seorang wanita adalah mengandung anak kemudian melahirkannya. Betapa besar jasa seorang wanita mengandung karena harus menahan beban bayi yang bobotnya amat berat. Belum lagi jika ia mengalami berbagai penderitaan yang dialami seperti mual, tidur mengalami kesulitan, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Cara Orangtua Dulu Mengajarkan Anaknya Mengenal Agama

Tak hanya itu, apalagi ketika melahirkan, seorang wanita harus mempertahankan hidup dan matinya. Konon katanya, seorang ibu yang melahirkan itu rasanya seperti mematahkan seribu tulangnya. Namun, ketika  mendengar suara isak bayi yang baru keluar, itu seperti hilang rasa sakitnya. Waw, dahsyat, kan, wanita?!

[nextpage title=”3. Merawat dan Mendidik Anak”]

3. Merawat dan Mendidik Anak

Tugas lainnya adalah merawat dan mendidik anak. Apabila seorang wanita sudah melahirkan, maka tugas selanjutnya adalah merawat dan mendidik anak. Tanpa jasa seorang wanita yang merawat dan mendidik anak, maka tidak akan tercipta generasi-generasi bangsa.

Bayangkan, jika semua wanita di dunia tidak mau melahirkan anak, tidak mau merawat, dan mendidik anak?! Tentunya yang tersisa hanya generasi tua. Di sinilah harus disadaribetapa besarnya jasa wanita.

[nextpage title=”4. Melayani dan Menyayangi Suami”]

4. Melayani dan Menyayangi Suami

Yang tak kalah penting adalah melayani suami. Apabila tidak melayani dan menyayangi suami, maka terbengkalailah urusan rumah tangga. Jika begitu, tak akan tercipta keluarga harmonis sehingga tak bisa melahirkan keturunan, apalagi menciptakan generasi penerus.

Dan, bila bila istri tak melayani suami, maka tak akan ada istilah istri salehah. Takkan terciptalah istilah surga di bawah telapak kaki ibu (untuk para anak). Sadar kan, betapa dahsyatnya peranan wanita untuk kehidupan dunia-akhirat.

Baca juga:  Anda Wanita Berjilbab Lebar? Perhatikan 5 Hal Ini Demi Keamanan Anda Saat Naik Sepeda Motor

[nextpage title=”5. Membereskan Urusan Rumah”]

5. Membereskan Urusan Rumah

Tugas wanita yang tak boleh diremehkan adalah membereskan urusan rumah. Tuga ini meliputi menyapu, mengepel, mencuci pakaian, dan lain sebagainya, ditambah lagi membuat sarapan, mengantarkan anak ke sekolah, menyiapkan bekal, menyiapkan baju anak-suami, dan seabrek tugas lainnya.

Apabila wanita (dalam hal ini istri-ibu) tidak membereskan urusan rumah, sudah bisa ditebak rumah akan berantakan. Memang, zaman sekarang sudah ada pembantu dan lain sebagainya. Namun, tugas utama-utama itu tak boleh dilewatkan seorang wanita.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa apabila wanita tidak melakukan tugas seperti membuat anak sarapan, menyiapkan pakaian, membantu suami bersiap, maka akan berdampak pada tidak terciptanya keharmonisan dan kasih sayang yang utuh.

Anak lebih cenderung dekat pada pembantu dan lain sebagainya. Belum lagi apabila seorang wanita tersebut adalah wanita karir, maka ia harus pintar membagi waktunya.

 

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Dewi Sri
  • 25
    Shares

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *