Dosen Prodi Tarjamah UIN Jakarta Jadi Penerjemah Raja Salman di DPR

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Salah satu agenda kunjungan Raja Salman di Indonesia adalah berkunjung dan menyampaikan pidato di hadapan para wakil rakyat di Gedung DPR RI siang ini (2/3). Seperti dilansir Kompas.com, Raja Salman menyampaikan pidato selama 10 menit.

Dalam agenda pidato yang disampaikan pada pukul 13.00 itu, di antara Raja Salman dan Ketua DPR RI Setya Novanto, terlihat Abdul Wadud Kasyful Anwar yang bertugas sebagai interpreter bahasa Arab-Indonesia.

Abdul Wadud sendiri tercatat sebagai dosen Program Studi (Prodi) Tarjamah Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prodi satu-satunya di Asia Tenggara yang menyiapkan para penerjemah dan interpreter Arab-Indonesia.

Selain sebagai dosen, Abdul Wadud dikenal sebagai penerjemah kepresidenan sejak zaman Presiden Soeharto hingga Presiden Joko Widodo. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Menteri Agama Republik Indonesia di era kepempinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika menteri  agama dijabat oleh Suryadarma Ali.

Baca juga:  Terorisme Menjamur, Ini 5 Komentar Syekh Yusuf Qardhawi

Abdul Wadud menyelesaikan S1 di Fakultas Bahasa dan Terjemah, Simultaneous Interpretation Dept. Al Azhar University Cairo pada 1987 (Arabic-English). Kemudian melanjutkan S2 di Jurusan Tafsir Hadis Universitas Islam Negeri Syarif tahun 1999. Sekarang beliau merupakan kandidat doktor (riset) di Nizamia Univ. Heidebarad, India.

Ia tercatat pernah mendampingi Presiden Soeharto ketika menerima Perdana Menteri Kuwait Saad Alabdallah Al Sabah di tahun 1995. Selain itu, dia pernah mendampingi Presiden BJ Habibie (1998-1999) pada acara IIFTIHAR di Bandung.

Kala itu Presiden BJ Habibie menerima Ketua Parlemen Irak. Ia pernah juga menjadi penerjemah wakil Presiden Try Sutrisno dan mendampingi Presiden Megawati  saat menerima Presiden Aljazair Boutaflika pada Oktober 2003.

Baca juga:  Hoax atau Nyata? Habib Umar Mimpi Bertemu Rasulullah dan Habib Rizieq Syihab

Di era Presiden Joko Widodo, ia mendampingi Jokowi dalam Peluncuran Program 1000 Doktor, yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan asing di Jakarta. Termasuk ketika Imam Besar Masjidilharam Syekh Abdurrahman Sudais, berkunjung ke Indonesia dan bertemu Presiden Jokowi.

Komentar

Maftukhatul Inayah
Latest posts by Maftukhatul Inayah (see all)
Previous post Deretan Meme Kunjungan Raja Salman, Mulai yang Lucu hingga Menyakitkan
Next post Di Lampung Ada Air Terjun Kembar dan Bendungan Tembok China

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *