Kategori
Intisari

Kenali Ciri Ulama Ahli Waris Nabi Versi Kiai Ali Mustafa Yaqub

3. Zuhud dan Berorientasi Ukhrawi

Zuhud merupakan sikap yang menunjukkan tidak adanya rasa cinta kepada dunia setelah dunia itu dikuasainya. Zuhud adalah tidak adanya ketergantungan hati kepada dunia, dengan indikator bahwa ada atau tiadanya dunia selalu terasa sama, tidak mengubah stabilitas hati.

Nabi Muhammad Saw. adalah seorang yang zuhud, karena meskipun beliau punya kesempatan untuk hidup mewah sebagaimana pernah ditawarkan oleh Allah, tetapi beliau tetap memilih hidup sederhana.

Zuhud tidak mesti tidak berpunya, bukan pula berarti miskin. Tidak sedikit orang miskin yang hatinya mencintai dunia. Sebaliknya, banyak orang kaya yang tidak mencintai dunia.

Nabi Sulaiman As. meskipun kaya raya, tetapi tetap zuhud. Buktinya ketika akan diberi hadiah oleh Ratu Bilqis berupa satu peti perhiasan agar beliau tidak menundukkan dan mengislamkannya, beliau menolak hadiah itu.

Baca juga:  Empat Teori Mengkader dan Memproduksi Ulama Menurut Gus Qoyyum Lasem

Ulama ahli waris nabi haruslah bersikap zuhud dalam hidupnya. Bila tidak, akan banyak hal yang bermerk “agama” yang mudah dijualnya untuk kepentingan dunia.

Muhammad Al-Faiz

Oleh Muhammad Al-Faiz

Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Alumni Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan International Institute for Hadith Sciences Darus-Sunnah Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *