Berkah Alquran, Dara Ini Melanglang Buana Menembus Eropa

Datdut.com – Fathira Nadia Makka (23th), dara kelahiran Kota Pasuruan. Ia penghafal Alquran 30 juz. Saat ini ia tercata sebagai mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia lahir di tengah tengah dunia pendidikan. Sejak kecil ia mengenyam pendidikan umum maupun agama di yayasan Raudhatul Mustariyah, lalu melanjutkan studinya ke Jombang.

Berawal dari PP Salafiyah Syafiiyah Khoiriyah Hasyim Jombang dia memulai menghafalkan Alquran, lalu melanjutkan ke PP Nurul Jadid Probolinggo dan berakhir di PP Al-Jihad dan sempat di PP Sidoresmo Surabaya.

Putri dari Almarhum K.H. Madyani Iskandar (Ketua PC RMI NU Kota Pasuruan 2 periode 1990-1995 & 1995-2000) ini memiliki impian yang begitu indah, yaitu bisa keliling dunia sekaligus mengasah skill yang dia miliki.

Fathira sudah pernah dua kali ke Malayasia, Singapura serta beberapa negara lainya di Asia. Bahkan, terakhir adalah negara Turki dalam rangka exchange dan di negara tersebut menjadi pembimbing para peserta dari berbagai universitas di Indonesia. Ia bertugas menghandle acara sekaligus menjadi pengajar para mahasiswa yang lolos.

Baca juga:  Selfie Haram, Ini 5 Uraian Forum Santri di Lirboyo

Fathira mengatakan, kala itu dirinya mengenyam pendidikan S1 di UINSA Surabaya, bermula pada semester 3 ia merasa harus ada yang pengalaman berkesan dalam hidupnya. Hingga akhirnya ia memutuskan mencari informasi exchange dengan cara mencari informasi di Instagram, browsing di Google terkait exchange.

Tak hanya itu, ia juga sempat mencoba berbagai program tersebut namun sempat gagal.

“Dan pada akhirnya saya lolos dengan mencoba-coba dari berbagai program. Kala itu tema yang diangkat dari program ini adalah pemuda tahfidz dan programnya bertepatan pada bulan Ramadhan di Malaysia. Qadarullah yang membuat saya sangat bersyukur kepada Allah adalah saya bukan menjadi peserta tapi sebagai tim panitia,” lanjutnya.

Nah, di tahun ini, Fathira telah berangkat ke Turki. Dan itu semua berkat kecerdasannya. Dia kesana bersama para peserta pilihan penghafal Al-Quran dari berbagai kampus maupun instansi yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

“Alhamdulillah, pada bacth Turki kemarin yang berangkat tanggal 22 September 2021 ada 2 delegasi atau peserta yang dari kampus luar negeri yaitu dari kampus International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Mahasiswa Al Azhar Cairo,” jelasnya.

Baca juga:  Punya Masalah Bau Badan? Usir dengan 5 Tumbuhan Ini

Ia mengaku, selama ini yang selalu mensupport dirinya adalah keluarga, terutama Ibunya karena berkah doa dan dukungan ibu tersebut ia bisa berjuang dan menjalani kencangnya arus kehidupan.

“Untuk kegiatannya dalam program YL ini adalah tergantung dengan tema yang diangkat, berdiskusi antar tim, mengunjungi kampus, mengunjungi situs Islam, dan berkunjung ke KBRI di negara masing-masing,” pungkasnya.

Ia meyakini semua yang didapatnya itu berkah dari Alquran. Ia bisa menembus Turki yang berada di dua benua: Asia dan Eropa, juga diyakininya berkah Alquran yang dibaca, dihafal, dan diajarkannya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.