Mau Merayakan Tahun Baru? Camkan 5 Nasihat Habib Munzir agar Tak Nambah Dosa

  •  
  •  
  •  
  •  

Dibaca: 3555

DatDut.Com – Habib Munzir Al-Musawa dikenal sebagai tokoh yang giat berdakwah pada masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, melalui lembaganya Majelis Rasulullah. Setiap kali pengajian dan zikir yang diadakan Majelis Rasulullah Saw. pasti banyak dikunjungi masyarakat Muslim di Jakarta.

Namun kini, beliau sudah tidak bersama kita lagi. Habib Munzir wafat pada 15 Sepember 2013. Namun, rekaman nasihat beliau mengenai tahun baru masih terekam jelas di Youtoube. Untuk mengenang beliau, berikut 5 nasihat Habib Munzir soal merayakan malam tahun baru:

[nextpage title=”1. Jangan Rayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan”]

1. Jangan Rayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan

Habib Munzir menyapa para jamaah, “Saudara-saudaraku jauhilah perayaan malam tahun baru. Malam 1 Januari adalah malam paling banyak maksiat yang justru dilakukan umat Muhammad Saw. di muka bumi. Malam itu boleh kita namakan ‘malam kegelapan dosa di muka bumi’.”

Selain itu, umat Muslim yang merayakan malam tahun baru dengan kemaksiatan tidak malu dengan seluruh bintang di langit yang selalu mensucikan Allah. Perbuatan maksiat mereka juga disaksikan oleh jutaan sel tubuhnya yang ikut terlibat dalam gelimang dosa, disaksikan Maharaja Yang Maha Melihat, Yang Maha Menghamparkan Bumi untuk bersujud kepada-Nya.

“Barangkali arwah ayah-ibu meraka menangis menjerit-jerit karena disiksa di alam kubur sebab perbuatan mereka. Sementara anak-anaknya berjingkrak berjoget di atas bumi Allah Swt dalam kemaksiatan,” Habib Munzir mengingatkan.

“Saudara-saudaraku! Hindarkanlah dirimu, anak-anakmu, keluargamu, tetanggamu, teman-temanmu, dari merayakan malam itu. Hindarkan terompet-terompet tahun baru dari anak-anakmu, terompet itu ditiup oleh bibir-bibir muslimin, sebagai tanda kemenangan bagi kaum kuffar, menandakan anak-anak muslimin telah dibawah injakan kaki orang kuffar karena mereka turut memeriahkan perayaan orang-orang yang bukan agamanya,” begitu Habib Munzir mengingatkan.

Baca juga:  Ini 5 Fakta Unik tentang Imam Sibawaih yang Harus Anda Tahu

[nextpage title=” 2. Kufur Nikmat Bila Merayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan”]

 2. Kufur Nikmat Bila Merayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan

Almarhum Habib Munzir menegaskan bahwa bersyukur pada Allah berarti menggunakan semua anggota tubuh yang dianugerahkan untuk taat pada Allah. Karenanya, perayaan tahun baru dengan berhura-hura, mabuk, berjoget tidaklah patut dilakukan seorang Muslim.

“Nikmat yang Allah berikan bukan menghinakan hal yang dimuliakan-Nya, dan memuliakan hal yang dihinakan-Nya,” tegas almarhum Habib Munzir. “Waktu itu milik Allah, untuk Allah, dan kembali pada Allah,” lanjut Habib Munzir. Menurutnya, setiap detik perbuatan yang dilakukan manusia diperhitungkan oleh Allah.

[nextpage title=”3. Muslim yang Merayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan Melukai Hati Nabi”]

3. Muslim yang Merayakan Tahun Baru dengan Kemaksiatan Melukai Hati Nabi

Habib Munzir memaklumi perayaan malam tahun baru yang dilaksanakan non-Muslim. Namun sayang, menurut Habib Munzir justru tidak sedikit Muslim yang merayakan dengan kemaksiatan. Umat Muslim yang merayakan tahun baru dengan kemaksiatan sama saja menyakiti hati Nabi Muhammad Saw.

“Kalau dulu Nabi sedang beribadah dilempari kotoran oleh orang musyrik dan kafir Quraish, tapi sekarang justru umatnya sendiri yang melemparkan kotoran dosa ke muka Nabi Muhammad Saw.,” jelas Habib Munzir menentang budaya merayakan tahun baru. “Siapa yang akan mensyafaati mereka yang merayakan tahun baru dengan berjoget, mabuk, berzina kalau bukan sayidina Muhammad Saw.?,” ungkap Habib Munzir sedih.

Baca juga:  Syekh Usamah, Ulama yang Ilmunya Melampaui Usianya

[nextpage title=”4. Doakan Mereka yang Belum Dapat Hidayah”]

4. Doakan Mereka yang Belum Dapat Hidayah

Sambil tersedu-sedu menangis, Habib Munzir menyatakan bahwa dirinya tidak membenci orang-orang yang ikut merayakan tahun baru dengan kemaksiatan. Habib Munzir merasa kasihan bagi mereka yang terjerumus dalam kemaksiatan.

“Ya Allah, kami tidak membenci mereka yang bergelimang dalam kemaksiatan, kami kasihan pada mereka jika mereka wafat nanti.,” begitu kata Habib Habib Munzir seraya memohonkan hidayah untuk mereka yang bergelimang dalam kemaksiatan.

[nextpage title=”5. Sakaratul Maut yang Mengenaskan”]

5. Sakaratul Maut yang Mengenaskan

Seluruh manusia pasti akan merasakan kematian. Mereka tidak tahu kapan dan dimana mereka akan mati. Nah, sekarang bagaimana jika kita sedang bermaksiat merayakan tahun baru, dan ajal datang menjemput kita.

Karenanya, Habib Munzir menangis menyaksiakan umat Muhammad Saw. yang bergelimang dosa. Menurut Habib Munzir, orang yang mati dalam keadaan mereka belum bertobat pasti akan merasakan sakitnya sakaratulmaut.

Komentar

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *