Ini 5 Metode Mengkhatamkan Alquran

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.Com – Istikamah dalam membaca Alquran merupakan amaliah yang dilakukan orang-orang saleh di masa lalu, maupun saat ini.

Imam Nawawi, dalam kitabnya al-Tibyan fî Adab Hamalah al-Quran, menyebutkan keragaman tradisi mengkhatamkan Alquran para sahabat dan ulama salaf.

Di antara mereka ada yang mengkhatamkan dalam waktu persatu malam sekali, seperti sahabat Usman, dan Imam Syafi’i.

Ada juga yang mengkhatamkan dalam waktu tiga hari, seminggu, sebulan, dan dua bulan sekali.

Tentu, kita perlu memiliki metode-metode tertentu agar istikamah bacaan Alquran kita sesuai target dalam waktu yang telah disebutkan di atas. Berikut 5 metode mengkhatamkan Alquran yang patut Anda coba.

1. Harian

Beberapa ulama salaf sudah terbiasa mengkhatamkan Alquran sehari sekali. Kesibukan mereka beraktifitas tidak membuat mereka lalai membaca dan mengkhatamkan Alquran setiap hari.

Mungkin, bagi kita yang belum terbiasa hal ini terasa sangat berat. Terlebih, kesibukan kita pada kerjaan kantor maupun kerjaan lainnya, sering kali membuat kita lalai membacanya secara rutin.

Ada metode yang dikenal dengan One Day One Juz (ODOJ). Namun, dalam metode ODOJ ini, kita tidak dipantau langsung oleh kiai atau ustad yang fasih dalam  membaca Alquran.

Baca juga:  Penerjemahan Kebudayaan dalam Alquran, Ini 5 Contohnya

2. Mingguan

Salah satu cara mengkhatamkan Alquran dalam waktu seminggu sekali adalah metode Famy bi Syawq.

Secara bahasa, arti metode tersebut adalah lisanku merindu (dengan Alquran). Metode tersebut merupakan pembagian beberapa surat yang harus dibaca dalam sehari.

Fa berarti surat al-Fatihah, M berarti surat al-Maidah, Y berarti surat Yunus, Bi berarti surat Bani Israil, Sy berarti surat al-Syu’ara, W berarti surat Washaffat, dan Q berarti surat Qaf.

Jadi, hari pertama kita membaca Alquran dari Surah al-Fatihah hingga al-Maidah, lalu hari kedua membacanya dari al-Maidah hinggu Surah Yunus, dan begitu seterusnya hingga khatam pada hari ketujuh.

3. Bulanan

Metode bulanan ini berarti metode yang mentargetkan mengkhatamkan Alquran dalam waktu satu bulan.

Dalam Alquran terdapat 30 juz yang harus kita baca bila kita hendak mengkhatamkannya.

Jadi, kita bisa menargetkan 1 hari satu juz agar dapat khatam dalam waktu sebulan.

Jadi, hari pertama Anda harus membaca Alquran dari Surah al-Fatihah hingga Surat al-Baqarah ayat 141, dan begitu seterusnya.

4. Dwiwulanan

Metode Dwi wulanan ini berarti metode yang mentargetkan mengkhatamkan Alquran dalam waktu dua bulan sekali.

Kita harus memiliki target membaca 15 juz Alquran dalam satu bulan. Katakan misalnya, sebulan memiliki 30 hari.

Baca juga:  Luar Biasa! Hewan-hewan Ini Menjadi Nama Surah dalam Alquran

Jadi, kita harus membaca Alquran 1 juz dalam waktu dua hari. Sehingga, dalam sebulan kita dapat membaca Alquran sebanyak 15 juz. Begitupun dengan juz selanjutnya.

Menurut Imam Nawawi dalam al-Tibyan, waktu dua bulan sekali dalam mengkhatamkan Alquran merupakan waktu terlama yang dilakukan ulama salaf.

5. Triwulanan

Sebelumnya, Imam Nawawi pernah menyatakan bahwa waktu dua bulan sekali dalam mengkhatamkan Alquran merupakan waktu terlama yang dilakukan ulama salaf.

Nah, kalo tiga bulan sekali berarti kita tidak mengikuti ulama salaf, dong? Jawabannya, daripada tidak sama sekali, lebih baik khatam Alquran dalam tiga bulan sekali.

Caranya, Anda harus menargetkan membaca Alquran 10 juz dalam satu bulan. Jadi, Anda harus membaca Alquran 2,5 juz dalam satu minggu (10 juz: 4 minggu).

 

Komentar

Redaksi
Previous post Ini 5 Fakta Unik tentang Jakarta Tempo Doeloe
Next post Ini 5 Guru Ibnu Athaillah, Penulis Al-Hikam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *