Kategori
Intisari

Ini 5 Destinasi Wisata Indah di Belanda

5. Amsterdam

Sebagai Ibukota Belanda tentu Amsterdam menjadi destinasi yang mesti disambangi. Karena ibukota adalah gambaran singkat karakter dan status suatu Negara. Di sini Anda bisa mengunjungi museum Rijks. Museum seni dan sejarah terbesar di Belanda yang dibangun abad 19. Di dalamnya Anda bisa menikmati karya seni dan sejarah masa keemasan Belanda, termasuk karya Vermeer (w. 1675) dan Rembrandt (w. 1669).

Buka jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Di depan museum ini ada huruf-huruf I AMSTERDAM, banyak pelancong yang berselfie ria di sini. Kalau di musim dingin di depan tulisan itu ada arena permainan sky. Anda bisa berselancar di atasnya. Jika Anda suka seni lukis jangan lewatkan mengunjungi galeri pelukis besar Belanda, Van Gogh (w. 1890).

Di Amsterdam kita juga bisa menikmati kanal-kanal besarnya dengan menyewa sekoci atau sampan bersama rombongan turis lainnya. Nikmati juga bangunan-bangunan Gereja, gedung-gedung pemerintahan dan perumahan-perumahannya yang artistik, cantik, antik, nyentrik dan unik.

Baca juga:  Ini 5 Kelebihan Pesantren Salaf (Tradisional)

Selama di Belanda tidak usah khawatir mencari warung Indonesia. Karena komunitas orang Indonesia banyak di sana. Ada 3 komunitas besar di Belanda. Yang pertama komunitas Maroko, kedua komunitas Turki, ketiga komunitas Indonesia.

Kenapa banyak orang Maroko dan Turki di Belanda? Sejarahnya, ketika pasca Perang Dunia, Belanda membutuhkan para pekerja yang membangun perkotaannya. Indonesia pernah ditawari untuk menjadi pekerjanya tapi Presiden Soekarno menolak. Akhirnya yang menerimanya adalah Maroko dan Turki. So, Jika Anda melihat bangunan-bangunan antik nan cantik di Belanda maka itu adalah jasa orang-orang Maroko dan Turki.

Anda juga tidak usah khawatir tempat shalat karena di Belanda ada sekitar 350 masjid. Banyaknya masjid disebabkan banyaknya gereja yang dijual di sana. Semoga semakin banyak gereja yang dijual sehingga jumlah masjid semakin bertumbuh pesat di sana, meskipun ada larangan baru gereja yang dijual tidak boleh dibeli untuk dijadikan masjid.

Baca juga:  Lagi, Bantahan Soal Waktu Imsak Baru Berlaku Saat Azan Subuh Berkumandang!
Alvian Iqbal Zahasfan

Oleh Alvian Iqbal Zahasfan

Doktor pada Universitas Dar El hadith El Hassania, Rabat, Maroko. Pernah jadi santri di Ponpes Nurul Jadid Paiton-Probolinggo, Ponpes Al-Ghazali Karangrejo-Tulung Agung, PIQ Singosari-Malang, Al-Ma’had Darus-Sunnah Al-‘Dauli li Ulumil Hadis Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *