Kategori
Intisari

Ini 5 Destinasi Wisata Indah di Belanda

2. Volendam

Volendam aslinya merupakan pelabuhan yang terletak di dekat kota Edam di utara Belanda tak jauh dari Ibukota Belanda, Amsterdam. Saya ke sana bersama dua teman, menyewa mobil seharga 30 Euro, pulang-pergi. Penduduk kota ini kurang lebih 20 ribu jiwa.

Dulu seniman Spanyol, Picasso (w. 1973) dan seniman Perancis, Renoir (w. 1919) pernah menghabiskan sebagian waktunya ke sini. Memang pantas jika kedua seniman itu ke sini. Karena Volendam saya nilai sebagai desa yang tenang, arsitektur bangunannya unik khas Belanda, jalanannya “islami” (bersih dan rapih).

Tujuanku kesana tidak lain adalah ingin foto dengan pakaian tradisional khas Belanda. Di sini banyak studio foto yang menawarkan jasa foto menggunakan pakaian khas Volendam-Belanda; Pakaian laki-laki menggunakan peci hitam tebal kayak peci Soekarno, baju lengan panjang lebar berwarna merah atau hitam, celana lebar dan memakai bakiak (sandal sepatu terbuat dari kayu). Sedangkan pakaian perempuannya menggunakan penutup kepala, baju lengan panjang lebar dan rok panjang dan mengembang.

Baca juga:  Bermahar Surah Ar-Rahman, Pemuda Ini Menikahi Istrinya, Hadirin Menangis Haru

Kayaknya pelopor studio foto pertama di Volendam adalah Zwarthoed (Sejak 1920). Karena banyak artis dan pejabat dunia yang foto di studio itu. Di depan studionya di etalase kaca, saya lihat foto-foto artis-artis dan pejabat-pejabat dunia termasuk Indonesia seperti Nirina Zubir bersama suaminya, Nikita Willy, Gus Dur muda beserta keluarganya, Taufiq Keimas dan Megawati dan lain-lain.

Seingat saya, kami foto bertiga sekali cetak seharga 12 Euro. Untuk rincian harga silahkan klik websitenya http://www.fotozwarthoed.com/prijslijst_uk.html. Sebenarnya ada studio foto selain Zwarthoed yang lebih murah cuma 5 Euro per sekali foto. Tapi kami bertiga memilih di Zwarthoed, biar nggak kalah sama artis dan pejabat dunia, siapa tahu ikutan tenar kayak mereka. Hehehe.

Baca juga:  Manfaat Dunia-Akhirat yang Bisa Didapat Saat Tertimpa Musibah
Alvian Iqbal Zahasfan

Oleh Alvian Iqbal Zahasfan

Doktor pada Universitas Dar El hadith El Hassania, Rabat, Maroko. Pernah jadi santri di Ponpes Nurul Jadid Paiton-Probolinggo, Ponpes Al-Ghazali Karangrejo-Tulung Agung, PIQ Singosari-Malang, Al-Ma’had Darus-Sunnah Al-‘Dauli li Ulumil Hadis Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *