Waspada Virus Bawaan dalam Download Gratisan! Amalkan 5 Tip Ini agar Gagdetmu Aman

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Menurut beberapa pakar SEO yang pernah saya baca tulisannya, kata kunci yang memuat kata gratis termasuk kata yang paling banyak dicari dan mendatangkan pengunjung ke suatu blog atau wesite.

Realitasnya, memang banyak dari kita yang suka gratisan. Dari lagu, aplikasi, tutorial hingga trik khusus pun kebanyakan dari kita browsing dengan menyertakan kata gratis.

Hobi mencari download gratisan memang bukan masalah. Tapi yang jadi masalah adalah bila dari download sana-sini itu komputer kina terinfeksi virus. Itu baru masalah. Malware (malicious software) lebih akrab kita kenal dengan virus.

Meskipun sebenarnya ada bermacam-macam dan jenis berbeda istilah, tetapi kata virus lebih dikenal banyak pengguna internet. Menurut beberapa sumber, penularan malware memang salah satunya paling banyak lewat unduhan gratis.

Selain membahas tentang cara aman dari virus saat melakukan free download, tulisan berikut ini juga tentang cara mengenali web abal-abal yang hanya menangkap kata kunci Anda tanpa menyediakan konten:

[nextpage title=”1. Hati-Hati File .exe yang Tak Diinginkan”]

1. Hati-Hati File .exe yang Tak Diinginkan

Saat mengunduh file berupa software, pastikan file unduhan yang disediakan oleh pemilik blog adalah benar-benar file software. Kenali saja ketika sudah diunduh.

Kalau ternyata file-nya berbentuk .exe dan ternyata ketika diklik merupakan software yang katanya akan mengunduh file yang tadi Anda cari, sebaiknya gagalkan saja download yang dilakukan extension tersebut. Karena sering, bahkan kebanyakan akan membawa atau mengantar ke tempat-tempat yang menanamkan malware ke dalam komputer.

Pengecualian dari langkah ini jika yang Anda download adalah dari software dari situs resminya. Karena seperti browser Chrome dan Firefox ketika memilih instalasi langsung sering file pertama yang kita unduh berupa extension yang ketika diklik ternyata akan melakukan download yang kedua.

[nextpage title=”2. Pilih Tombol Download yang Tepat”]

2. Pilih Tombol Download yang Tepat

Penyedia layanan penyimpanan data seperti  4shared dan sejenisnya sering menampilkan berbagai iklan yang tersembunyi di balik tombol bertuliskan “Download”.

Ini jelas banyak mengelabui kita. Karenanya perlu diperhatikan bahwa link download pada situs 4shared selalu berada di bagian kanan kita berupa angka penghitung waktu.

Baca juga:  Ini 5 Cara Sederhana Atasi Batuk dan Pilek

Bagi free member, maka harus bersabar beberapa saat setelah menekan tombol “free download” masih harus menunggu beberapa saat.

Saat menunggu itulah bagian tengah tampilan halaman sering muncul tawaran Install, Download atau sejenisnya. Dari situlah biasanya kita tersesat mendownload aplikasi yang tidak jelas.

Tautan download yang kita rasa muter-muter juga sebaiknya kita tinggalkan. Selain buang waktu, tautan muter-muter seperti itu sering mengantar ke situs-situs tidak aman. Bahkan yang lebih menjengkelkan sudah diikuti putar kesana kemari ternyata file yang kita minta sudah dihapus.

Dengan kita diputar kesana kemari, sebenarnya hanya diperas untuk menghasilkan recehan untuk penyedia file tersebut. Sebatas pengalaman, tautan download yang mengarah ke situs Dropbox ataupun Google drive biasanya lebih aman dan tidak direcoki oleh bermacam tombol download palsu.

[nextpage title=”3. Kenali Situs yang Benar-benar Memuat Konten”]

3. Kenali Situs yang Benar-benar Memuat Konten

Kenali apakah situs tujuan Anda benar-benar memuat konten yang Anda cari ataukah hanya menangkap kata kunci yang Anda masukkan ke mesin pencari.

Cara paling mudah untuk mengetahui apakah yang tampil di halaman depan Google adalah situs yang memiliki file yang kita cari adalah dengan melihat url yang tampak pada bawah judul.

Jika dalam url/tautan yang muncul memuat kata “search”, bisa dipastikan situs itu tidak memiliki file yang kita cari. Paling-paling akan disambut dengan tulisan pendek “tulisan/artikel terkait…. (kata kunci kita) adalah bla bla bla dst…”.

Daripada tersesat, lebih baik tidak usah mampir ke situs jenis ini. Kadang kata sambutan itu juga tampak dalam cuplikan deskripsi yang ditampilkan google. Jadi semakin jelas dan mudah mengenalinya.

[nextpage title=”4. Teliti Aplikasi Bawaan dalam Software Tertentu agar Tak Ikut Terinstall”]

4. Teliti Aplikasi Bawaan dalam Software Tertentu agar Tak Ikut Terinstall

Saat telah mendapat file unduhan pun kita masih harus waspada terhadap malware yang mungkin saja tertanam dalam file ataupun software gratisan yang kita dapat.

Baca juga:  Jempol Kaki Anda Menebar Bau?? Ini 5 Cara Ampuh Mengatasinya

Browser Ask.com misalnya, paling sering ikut terinstall bersama software KMPlayer. Meskipun tidak mengganggu, namun membuat kurang nyaman.

Beberapa software yang menawarkan browser bawaan dalam proses instalasi masih tergolong sopan karena masih bisa kita tolak dengan menghilangkan centang pada pilihan yang muncul. Namun ada malware berupa popups yang merusak pengaturan browser yang kita miliki.

Setiap kali kita buka browser, maka kita akan diarahkan (redirect) ke situs pencari yang penuh iklan dan hasil pencariannya tidak jelas.

Yang terganas pernah saya dapatkan adalah Rusian Ads yang menampilkan iklan dan hasil pencarian dalam bahasa Rusia. Karena sulit diatasi, maka install ulang Windows adalah pilihan paling ampuh yang saya jalankan.

[nextpage title=”5. Gunakan Antivirus yang Kuat”]

5. Gunakan Antivirus yang Kuat

Menggunakan antivirus yang juga melindungi saat kita browsing adalah salah satu antisipasi paling cerdas. Berdasarakan pengalaman pribadi, antivirus yang nyaman dan kuat untuk melindungi computer saat browsing adalah Malwarebytes.

Selain menangkal malware yang menjangkiti suatu website, antivirus ini juga memblokir url yang tidak beres. Efeknya, meskipun tautannya bersih, tapi kalau dicurigai olehnya akan tetap diblok.

Solusinya kalau memang kita yakin tautan menuju ke tempat yang bersih dari virus, antivirus ini harus dinonaktifkan terlebih dahulu.

Itulah beberapa trik untuk menghindari virus saat mencari unduhan/download gratisan. Semoga bermanfaat.

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Nasrudin

Alumni Pesantren Darussalam Blokagung & Program Pasca Tahfidz VIII Pesantren Bayt Al-Qur'an Pusat Studi Al-Qur'an Jakarta. Menyukai bakso dan martabak. Penggemar kajian kitab klasik dan kehidupan santri. Saat ini tinggal di Lampung.
Nasrudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close