Viral hingga 7 Ribu Kali Dibagikan, Anak Kambing Dikira Dajjal

  •  
  •  
  •  
  •  

 

DatDut.Com – Begitulah kalimat awal pembuka deskripsi sebuah postingan foto oleh akun Kamsan Berutu. Sebuah foto anak kambing, namun berwajah mirip manusia. Lengkap dengan bentuk hidung yang bulat dan bibirnya yang mirip manusia.

Seperti umumnya akun-akun pemburu like, share dan komen, postingan tersebut diakhiri dengan kalimat, “Sempatkan menulis Aamin, semoga Allah selalu melindungi kita… Aamin.”

Efek dari hoax campur doa tersebut sungguh mujarab. Postingan yang diunggah pada 18 Februari tersebut hingga kini telah dibagikan hingga lebih dari 7 ribuan dengan 30 ribu tanggapan dan 24 ribuan komentar.

Mungkin ada juga yang mengomentari postingan tersebut bukan karena foto dan klaim yang ditulis, namun lebih pada mengaminkan doanya. Paling tidak itu mungkin juga jawaban dari komentator postingan itu jika diberikan suatu fakta.

Jelas Hoaxnya

Klaim bahwa foto tersebut adalah kelahiran Dajjal jelas hoax 1000%. Dan mempercayainya tentu lebih parah lagi. Kebohongan dari postingan tersebut bisa disimpulkan dari dua hal.

Pertama dari gambar yang diunggah. Berdasarkan pencarian dengan Google Search Images, ternyata foto yang digunakan adalah foto anak kambing yang lahir dengan kelainan. Dengan pencarian gambar, mesin pencari menyajikan gambar dengan kata kunci Goat born with human face (kambing dilahirkan berwajah manusia).

Berbagai situs berita melaporkan fenomena kelahiran anak kambing yang aneh milik petani di Felda, Malaysia bernama Ibrahim Basir. Seperti yang dilansir Mirro.co.uk, Kambing aneh itu tak berapa lama hidup dan akhirnya mati. Mayatnya oleh Basir diserahkan ke Departemen Layanan Hewan untuk diteliti.

Baca juga:  Darurat JIL, Waspadai 5 Rukun Islam Liberal Ini!

Sementara media lokal Malaysia hmetro.com memberitakan bahwa Direktur Parasitologi Datuk Kamaruddin Md Isa menyatakan tidak menemukan adanya DNA manusia pada anak kambing yang dikatakan berwajah seperti manusia di Kota Tinggi, Johor sebagaimana yang diviralkan di media sosial.

Kedua dari klaim yang keliru. Kesalahan klaim itu terkait Dajjal yang katanya baru lahir di Arab Saudi. Ini jelas salah besar. Sebab berdasarkan berbagai riwayat, Dajjal bahkan sudah lahir sejak jaman Nabi Musa a.s.

Asal-usul Dajjal memang terjadi banyak versi, namun yang pasti Dajjal sudah lahir sejak dahulu kala. Salah satu hadis yang menguatkan pendapat bahwa Dajjal sudah ada adalah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam sahihnya.

Hadis yang diriwayatkan dari Fathimah binti Qais ra. tersebut cukup panjang dan tercantum dalam Shahih Muslim, Kitab al-Fitan wa Asy-roth as-Sa’ah, Bab Qishshoh al-Jasasah. Dalam hadis itu Rasulullah mengabarkan baru mendapat kisah dari Tamim ad-Dari yang dalam perjalanan lautnya terdampar di sebuah pulau dan bertemu dengan makhluk yang mengaku bernama Jassasah. Di pulau itu juga Tamim ad-Dari melihat laki-laki besar yang terbelenggu.

Di akhir hadis Rasulullah mengatakan, “Sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Tamim membuatku kagum karena sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Madinah dan Mekah. Dia berada di laut Syam atau laut Yaman; bukan, tetapi dia ada di timur, dia ada di timur, dia ada di timur!’ Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya ke arah timur.

Baca juga:  Banyak Daerah Melarang Takbir Keliling, Ternyata Ini Toh Beberapa Alasannya

Demikian tentang hoax mengatasnamakan lahirnya Dajjal yang sedang diviralkan oleh netizen dan bersumber dari akun pemburu like. Hendaknya lebih cermat mengaminkan doa yang Anda temui di media sosial.

Sebagai penutup, doa penangkal fitnah atau huru-hara akibat Dajjal sudah diajarkan Rasulullah Saw. dan tentu lebih layak diamalkan dan diaminkan. Doa yang dibaca setelah tasyahud akhir dan sebelum salam itu adalah

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شر فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari azab kubur, dari azab jahannam, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnahnya Al-Masih Ad-Dajjal.” [HR. Bukhori].

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Nasrudin

Alumni Pesantren Darussalam Blokagung & Program Pasca Tahfidz VIII Pesantren Bayt Al-Qur'an Pusat Studi Al-Qur'an Jakarta. Menyukai bakso dan martabak. Penggemar kajian kitab klasik dan kehidupan santri. Saat ini tinggal di Lampung.
Nasrudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close