Kaum Muslim Indonesia Punya 5 Tradisi Khas Ini Ketika Lebaran

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Negara Indonesia memang bukanlah Negara Islam. Akan tetapi jika kita sadari, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam. Dengan segala lika-likunya, beberapa fenomena islami terjadi dengan begitu indahnya, yang di antaranya fenomena Lebaran.

Fenomena-fenomena ini merupakan suatu istilah islami yang terakulturasi dengan budaya Indonesia. Fenomena islami yang menjadi suatu kekhasan tersendiri bagi muslim di Indonesia. Nah, berikut ini 5 tradisi Muslim Indonesia dalam memperingati fenomena tersebut.

[nextpage title=”1. Berpakaian Baru”]

1. Berpakaian Baru

Ketika menjelang datangnya Lebaran, muslim di Indonesia pasti melakukan suatu fenomena yang memang menjadi tradisi turun temurun dari zaman nenek moyang, tradisi itu adalah berpakaian baru. Entah sejak kapan tradisi ini berawal muncul, yang pasti hal ini kelak terjadi bersamaan dengan terjadinya peristiwa lebaran.

Menurut beberapa orang, hal ini merupakan pelaksanaan substansi Idul Fitri, yaitu pensucian diri. Lah, dengan berpakaian baru inilah masyarakat bermaksud untuk melaksanakan pensucian tersebut dengan cara yang lahiran. Wallahu a’lam.

[nextpage title=”2. Mudik (Mulih Diluk)”]

2. Mudik (Mulih Diluk)

Istilah ini memang berawal untuk para imigran (perantau) yang hendak pulang ke kampung halamannya. Kata Mudik ini berasal dari Bahasa Jawa Ngoko yang merupakan singkatan dari mulih yang berarti ‘pulang; dan diluk yang berarti ‘sebentar’.

Baca juga:  Salawat Badar Mendunia, Ini 5 Fakta Sejarahnya

Dengan berjalannya waktu, istilah ini memiliki maknanya sendiri yang sangat khas. Tak heran saat ini mudik sering kali hanya diperuntukkan bagi muslim yang hendak pulang ke kampung halamannya di Bulan Suci Ramadan guna melaksanakan tradisi Lebaran bersama keluarganya.

[nextpage title=”3. Takbir Keliling”]

3. Takbir Keliling

Setiap muslim memang seharusnya menyambut datangnya Ramadan dan Idul Fitri dengan senang dan gembira.  Bahkan telah disunnahkan untuk melafalkan kalimat takbir Allahu Akbar sebanyak 3 kali pada malam sebelum datang Idul Fitri.

Nah, di Indonesia terdapat suatu tradisi sangat unik, yaitu takbir keliling. Takbir ini memang seperti pada umunya dengan melafalkan takbir, tetapi hal ini dilakukan sambil berjalan dengan mengelilingi daerah setempat. Yang pastinya seru, lho!

[nextpage title=”4. Salam-salaman”]

4. Salam-salaman

Tujuan Hari Raya Idul Fitri unuk mensucikan diri tampaknya begitu ingin direalisasikan oleh kaum muslimin Indonesia. Dan, bermaaf-maafan dapat menjadi suatu perantara dalam melaksanakan hal itu.

Di Indonesia, bermaaf-maafan pun memiliki tradisi tersendiri dalam melakukannya, yaitu dengan bersalam-salaman. Hal ini biasanya mulai dilakukan sejak selesai Salat Id dengan mengelilingi sanak famili dan para tetangga.

Baca juga:  Jangan Vonis Hizib Bidah dan Syirik Sebelum Tahu Penjelasan Ulama Ini!

[nextpage title=”5. Halal Bihalal”]

5. Halal Bihalal

Ketika datangnya hari lebaran, umat muslim di Indonesia memiliki kekhasan dengan tradisinya untuk mempererat tali silaturahmi antara sanak famili maupun teman. Tradisi ini sangatlah tidak asing di telinga kita.

Tradisi ini menjadi ciri khas dalam momentum lebaran, dikarenakan begitu pastinya tradisi ini dilaksanakan, dan tradisi tersebut disebut dengan Halal Bihalal, yang mana setiap muslim berkumpul bersama sanak keluarga atau teman untuk melakukan agenda “maaf-maafan” antara satu sama lain.

 

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Hanif Azhar

Mahasiswa Program Studi Tarjamah Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta asal Tuban. Aktif berorganisasi dan kegiatan tulis-menulis.
Hanif Azhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close