Ini 5 Tradisi Khas Muharram

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.com – Bulan Muharram merupakan salah satu dari 4 bulan utama yang disebutkan dalam al-Qur’an. Ia adalah Januari-nya kelender Hijriyyah. Di bulan ini, masyarakat Indonesia mempunyai tradisi-tradisi khas yang selalu dilakukan. Baik kegiatan yang mempunyai landasan agama, atau tradisi yang memang sudah mengakar di masyarakat sejak dulu. Apa itu?

1. Puasa 

Dalam Islam, kita disunahkan untuk berpuasa di bulan Muharram. Banyak hadist yang menjelasakan tentang keutamaan puasa di bulan ini dengan bilangan yang berbeda. Ada yang puasa sebulan penuh. Ada yang hanya tanggal 9, 10, dan 11-nya saja. Yang jelas, bulan ini kita disunahkan untuk berpuasa. Tentunya, semakin banyak semakin baik kan ya? Kan sunah.

2. Pengajian umum

Karena menjadi bulan besar dan juga sebagai tahun barunya Islam, maka tak heran jika di bulan ini, biasanya umat Islam mengadakan acara seremonial, semisal pengajian umum. Dengan tujuan me-refresh semagat ibadah kita menjelang memasuki tahun baru Islam.

Baca juga:  Kurang Afdol Tujuh Belasan Tanpa 5 Hal Ini!

3. Santunan anak yatim

Lha, yang satu ini biasanya juga acara khas muharram. Ada yang dilakukan di masjid, panti asuhan, lembaga-lembaga pendidikan, dan lain sebagainya. Namun, sebaiknya santunan anak yatim seperti ini ini tidak hanya kita lakukakan di bulan Muharram saja. Mari kita lakukan di bulan-bulan lainnya. Kasihan kan mereka jika hanya mendapat bantuan pas bulan Muharram saja? Tapi intinya, santunan anak yatim ini menjadi acara khas Muharram.

4. Bubur ‘Asyura

Kata ‘Asyura ini berasal dari kata ‘Asyrah (sepuluh). Biasanya digunakan untuk menyebut hari kesepuluh di bulan Muharram. Makannya tak heran, jika bulan Muharram -oleh masyarakat Jawa- dinamai bulan Suro.  Di sebagian masyarakat kita bubur ‘Asyura menjadi hal yang “wajib” ada. Konon, tradisi bubur Asyura ini diadopsi dari kisah nabi Nuh. Saat itu, ia dan seluruh umatnya yang naik perahu, kekurangan bahan makanan. Akhirnya, agar hemat, dibuatlah bubur ini. Kejadian ini berlangsung di bulan ‘Asyura (Muharram).

5- Bulan penuh mistik

Baca juga:  Ini 5 Pelajaran Berharga dari Valentino Rossi

Ini yang agak aneh, mistik. Bulan Muharram dianggap sebagai bulan yang penuh mistik oleh sebagian orang. Mereka tak berani mengadakan acara-acara di bulan ini, Misalkan pernikahan, khitanan, dan lain sebagainya. Ada juga kegiatan yang memang agak aneh, semisal mencuci keris, mandi kembang, mengirim sesaji, ruwatan, dan lain sebagainya.

Nah, itu 5 hal terkait bulan Muharram versi penulis. Semoga bermanfaat.

OKENurul Huda (Penikmat Dadar Jagung)

email : huda.bwi@gmail.com

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

M. Nurul Huda

Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Jakarta dan alumni Pesantren Pasca Tahfihz Bayt al-Qur'an Pusat Studi al-Qur'an Jakarta. Penikmat dadar jagung.
M. Nurul Huda

Latest posts by M. Nurul Huda (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close