Ini 5 Tip Menghindari Maling di Maroko

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.Com – Akhir-akhir ini wisatawan Indonesia mulai melirik Maroko. Sebelumnya paket umrah atau wisata tertuju hanya ke Mekah-Madinah plus Turki atau Mesir. Jarang sekali yang plus ke Maroko. Karena penulis tinggal di Maroko dan mempunyai pengalaman manis dan pahit selama tinggal di sana, maka alangkah baiknya kalau penulis tampilkan hal-hal pahit itu agar para wisatawan yang ke sini tidak tertipu atau kemalingan. Berikut ini lima tip menghindari dari kriminalitas Magharibah (orang-orang Maroko). Tip ini berlaku juga bagi para mahasiswa ajanib (asing) di Maroko.

1. Jangan pergi atau pulang malam-malam apalagi sendirian terutama perempuan
Iya, jangan pergi atau pulang malam-malam apalagi sendirian terutama perempuan. Bagi wisatawan jangan pisah dari rombongan. Ini sebetulnya pesan klasik. Tapi, ternyata pesan ini tetap relevan dan penting diperhatikan, khususnya bagi wisatawan atau orang yang berada di lingkunan yang baru.

 2. Nginap di rumah teman

Jika anda kemalaman lebih baik menginap di rumah teman atau pulang naik taksi. Jangan nekat jalan kaki ke kosan Anda (termasuk mahasiswa Indonesia di sini) dengan alasan karena naik taksi mahal (karena taksi di jam malam/21:00 memakai tarif malam). Mana yang akan Anda pilih antara kehilangan HP, Paspor dan laptop ataukah uang 50 dirham (50 ribu)? Bagi wisatawan hindari keluar malam dari hotel kecuali ditemani oleh guide-nya.

Baca juga:  Ini 5 Benda “Aneh” di Masjid Maroko

3. Jangan letakkan di saku belakang

Jika anda naik bus kota atau kereta api terutama saat (berada di tempat) crowded, jangan menaruh dompet dan HP di kantong saku apalagi di belakang. Letakkan semuanya di tas kecil. Bagi wisatawan jangan menampakkan perhiasan berlebihan dan yang mencolok.

4. Jangan ditaruh di sebeluh bahu

Posisikan tas kecil Anda diselempangkan (menyilang) jangan ditaruh di sebelah bahu. Karena itu mudah disambar saffar (maling). Jangan juga mainan HP di jalanan. Sudah banyak yang kemalingan saat orang mainan HP di jalanan. Biasanya malingnya naik motor boncengan, yang dibonceng tugasnya menyambar HP orang yang mainan HP di jalan dari belakang.

 5. Berdoa

Biasakan membaca doa keluar rumah setiap kali pergi dan istikamahkan wirid pagi-sore dengan wirid perlindungan. Berikut ini wirid dan doanya.

Baca juga:  Ini 5 Pandangan Media Arab tentang Syekh Al-Arifi

باسم الله توكلت على الله لا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Bismillahi tawwakaltu alallah la haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim.

“Dengan Nama Allah saya tawakkal, tidak ada daya (melakukan kebaikan) dan tidak ada upaya (menghindar dari kemaksiatan/kejahatan) kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Luhur dan Agung.” Baca 3 x ketika keluar rumah.

alvianKontributor: Alvian Iqbal Zahasfan | Pecinta Rasulullah yang sedang menyelesaikan studi  S3-nya di Maroko

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Alvian Iqbal Zahasfan

Kandidat doktor pada Universitas Dar El hadith El Hassania, Rabat, Maroko. Pernah jadi santri di Ponpes Nurul Jadid Paiton-Probolinggo, Ponpes Al-Ghazali Karangrejo-Tulung Agung, PIQ Singosari-Malang, Al-Ma’had Darus-Sunnah Al-‘Dauli li Ulumil Hadis Jakarta.
Alvian Iqbal Zahasfan

Latest posts by Alvian Iqbal Zahasfan (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close