Sudah Putuskan Saja Pertemanan di Medsos dengan 5 Orang Ini

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.Com – Media sosial (medsos) adalah media yang kini akrab di semua kalangan. Kaya miskin, tua muda, sehat sakit, lapang sibuk, bahkan hidup dan mati ( nah loh?) Hehe.

Medsos memiliki slogan “menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh”, karena sering kali ketika dalam keramaian, kita tidak lagi tertarik berbicara kepada mereka yang berada di samping kita, tetapi malah lebih asyik dengan mereka yang ada di dalam gadget yang sedang kita bolak-balik. Plus minus dari gadget seabrek. Tergantung bagaimana menggunakannya.

Di medsos, banyak sekali informasi yang bermanfaat, seperti, motivasi hidup dan cara menghidupkan hidup agar lebih hidup. hehe. Namun, get some lose some. Hal negatif juga segunung di medsos, sebagian berasal dari mereka yang tidak menggunakan otak dan hatinya saat share, update, post, tweet, di medsos.

Alih alih mendapatkan hal positif, malah banyak hal negatif yang didapat. Tak jarang postingan penuh amarah, nyinyir, benci atau malah yang bikin tidak bersemangat banyak berkelebatan di medsos loh. Dan semua itu, berasal dari pengguna medsos yang tidak sehat, bagi penulis pribadi yang seperti itu tidak perlu ditemenin. Itu adalah hak kita sebagai manusia yang hidup di media sosial.

Nah, siapa saja mereka yang masuk dalam kategori ini ya kira-kira? Cek it out :

[nextpage title=”1. Mereka yang suka share yang sangat “]

1. Mereka yang suka share yang sangat “enggak enggak

Bingung juga membayangkan bagaimana jika saudara atau keluarga dekat mereka yang terkena musibah, terluka penuh darah, difoto lalu dishare. Buat apa? itu hanya membuat nestapa.

Baca juga:  Ini 5 Hal yang Menjengkelkan dari Grup WA

Belum lagi mereka yang hobi sekali share beragam kecelakaan, bukan hanya gedung runtuh yang mereka post, tapi juga korban dengan segala kesusahan dan luka berdarah.

Jika melihat tragedi semacam itu seseorang yang memiliki rasa kemanusiaan seharusnya memberikan pertolongan pertama yang diperlukan, jika tidak mampu maka segera menghubungi pihak rumah sakit.

Simpati bisa disebarkan dengan cara yang lebih arif, dengan kata-kata yang menggugah dan doa yang mulia. Buat mereka yang punya hobi seperti ini tentu saja no excuse.  bisa segera anda unfriend.

[nextpage title=”2. Mereka yang hobi ngeluh”]

2. Mereka yang hobi ngeluh

Baca deh konsep the power of waternya Masaru Emoto. Percayalah, apa yang kita baca mempengaruhi otak dan perilaku. Jika kita sering membaca yang baik-baik pasti akan berimbas baik ke diri kita, begitu juga sebaliknya.

Seseorang yang suka menulis status apapun yang menimbulkan emosi negatif, lebih baik delcont saja… karena masih banyak hal baik yang bisa kita follow.

[nextpage title=”3. Mereka yang buka lapak sembarangan”]

3. Mereka yang buka lapak sembarangan

Menghargai mereka yang memiliki jiwa bisnis tinggi memang perlu. Tetapi jika setiap hari, jam, dan menit kita mendapatkan share berupa produk yang dia jual. tentu itu akan mengganggu.

Karena akan banyak notification yang masuk setiap waktu, dan tentu saja itu mengganggu.  Jika tidak cepat menyadari, jangan kaget jika  nanti didelcont. hehe

[nextpage title=”4. Mereka yang suka memprovokasi”]

Baca juga:  5 Cara agar Tidak Menjadi Budak Mbah Google

4. Mereka yang suka memprovokasi

Terlebih jika dia seorang public figure, jika hanya mempublish tulisan yang isinya memprovokasi, monggo unfriend, unfollow,  delcont saja. karena itu hal yang tidak penting sekali. Perilaku semacam ini bisa mengadu domba para penghuni medsos loh gaes.

[nextpage title=”5. Mereka yang merusak iman”]

5. Mereka yang merusak iman

Misalnya di tengah terik siang saat bulan puasa, ada seseorang yang share es buah dan nasi padang, delcont? janganlah, itu hanya menggoda iman bukan merusak. justru yang merusak tuh yang seperti ini, misalnya, yang karena melihat status, foto, dan semua yang dia publish kita menjadi lupa sholat, lupa ngaji, lupa bantu ibu, lupa jemput istri, bahkan jadi lupa kalau sudah punya suami. Hehehe. Unfollow saja kalau ikhlas, kalau tidak, ya terserah saja.

Komentar

Azzah Zain Al Hasany

Azzah Zain Al Hasany

Mahasiswa Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ibu muda yang bekerja di Mahkamah Agung dan pernah menjadi Ketua Forum Lingkar Pena Ciputat.
Azzah Zain Al Hasany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *