Tak Terima NU Dibawa-bawa, Netizen Nahdliyin Marah dan Kecam Abu Janda al-Boliwudi

  • 44
  •  
  •  
  •  
    44
    Shares

DatDut.Com – Beberapa hari ini jagad maya dihebohkan lagi oleh akun parodi Abu Janda al-Boliwudi. Kali ini yang dibuat marah adalah warga NU yang ormasnya dibawa-bawa untuk proyek adu domba dengan nama “NU Cyber Banser” yang digagas oleh akun yang meresahkan publik tersebut.

Tak kurang Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser H Alfa Isnaeni, di Jakarta, Ahad (8/1) mengatakan, akun Facebook Abu Janda sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Sebelumnya melalui akun Facebooknya, salah seorang putra ulama asal Jawa Barat terlihat marah dan tak rela bila ormas NU dibawa-bawa dan diseret-seret oleh Abu Janda dan kawan-kawannya lantaran postingan Abu Janda sangat merugikan NU dan Nahdliyin.

Baca juga:  Ini 5 Fakta di Balik Sweeping FPI Tolak Kedatangan Bupati Purwakarta

Idy Muzayyad, yang pernah menjadi komisioner di Komisi Penyiaran Indonesia, juga menulis dalam akun FB-nya. “Siapa sesungguhnya dia? Kok berani-beraninya bertindak dan berhuru-hara wacana di dunia maya dengan mengatasnamakan NU dan Ansor/Banser? Perlu kita tabayyunkan.”

Ini belum lagi reaksi di dunia nyata. Umi Nadia salah satunya. “Postingannya meresahkan dan penuh ujaran kebencian. Mengapa akun seperti ini dibiarkan tetap ada? Kominfo kemana?” kata ibu satu anak ini pada DatDutNews.

Ahmad Zikri, mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta juga berkomentar keras terkait keberadaan akun Abu Janda. “Dia ini selalu menyebut-nyebut kebhinekaan, tapi yang diserang selalu umat Islam. Cuma NU yang dia sanjung-sanjung, padahal itu cuma akal bulusnya untuk cari selamat,” katanya di halte kampusnya.

Baca juga:  Viral! Banser yang Menghina Habib Rizieq Ditegur Keras Oleh Menantu Mbah Maimun Zubair

Selama ini sebetulnya tidak hanya Nahdliyin yang dirugikan dan terganggu dengan keberadaan akun provokatif ini.  Moch. Syarif Hidayatullah, pengamat wacana media dari UIN Jakarta menilai Kominfo juga perlu bersikap tegas pada akun-akun seperti ini.

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *