Sepuluh Tahun Jadi Warga Aktif Facebook

  •  
  •  
  •  
  •  

Dibaca: 118

Waktu Baca1 Menit, 20 Detik

DatDut.Com – Hampir 10 tahun ini, saya menjadi warga aktif di Facebook. Ada banyak suka dan ada banyak duka.

Ada perdebatan, ada diskusi, ada canda tawa, ada berbagi bahagia. Ketemu teman lama, mendapat teman baru, termasuk juga ketiban “musuh” baru.

Dari Facebook, saya memperhatikan kawan-kawan yang hebat-hebat, yang konsisten menekuni bidang yang mungkin dijauhi orang lain.

Dari Facebook, saya membaca bacaan yang luput dari perhatian dan sudut pandang saya, tapi berhasil dibaca dan dihadirkan oleh kawan-kawan saya di ruang publik.

Dari Facebook, saya menyaksikan prestasi-prestasi kawan-kawan yang melesat menggoreskan tinta emas dalam hidupnya.

Dari Facebook, saya sadar bahwa apa yang masih menjadi impian seseorang, tapi orang lain yang sudah mendapatkannya malah justru sudah mulai bosan.

Baca juga:  Kalau Sudah Menikah, Hindari 5 Hal Ini di Medsos agar Hubungan Rumah Tangga Tetap Terjaga

Namun dari Facebook, saya juga belajar bahwa tidak mungkin semua orang disatukan dalam satu paham, pendapat, kelompok, atau golongan.

Dari Facebook, saya belajar bahwa ada orang yang lebih cepat berkomentar daripada berpikir. Ini yang kadang bikin kesal dan malas.

Dari Facebook, saya “bertemu” dengan orang-orang yang tak paham persoalan tapi ngotot membantah orang lain yang jelas ahli di bidang persoalan itu.

Dari Facebook, saya “kenal” orang-orang yang berkomentar dan bersikap atas bidang-bidang yang bukan bidangnya dan merasa lebih ahli daripada orang yang memang di situ keahliannya.

Dari Facebook, saya dipertemukan dengan orang-orang yang lebih mementingkan tampilan daripada substansi.

Dari Facebook, saya juga diperhadapkan dengan orang-orang yang tidak siap menyikapi perbedaan. Saat kalah argumen, maka keluar serangan-serangan personal kepada lawannya.

Baca juga:  Mencatut Nama Imam Syafi`i untuk Kepentingan Politik

Dari itu semua, saya belajar bahwa hidup di Facebook tak jauh beda dengan hidup di dunia nyata. Kalaupun ada beda, cuma sedikit.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Moch. Syarif Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *