Ucapkan Selamat Puasa Ramadan dengan 5 Ungkapan Populer dalam Bahasa Arab Ini!

  • 8
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

DatDut.Com – Selama ini kita hanya mengenal ungkapan “selamat menunaikan ibadah puasa, ya”. Padahal, menggunakan ungkapan memberi selamat Ramadan dalam bahasa Arab pun tidak kalah keren dan berkesan.

Bahkan di media sosial, seperti meme, quote, image, hingga sticker khusus Ramadan, sudah banyak bertebaran. Nah, di Arab sono, ungkapan-ungkapan ini sebetulnya tak hanya diucapkan saat hendak memasuki Ramadan saja, tapi sepanjang bulan Ramadan. Berikut 5 ungkapan populer dalam bahasa Arab tersebut:

[nextpage title=”1. Ramadan Karim”]

1. Ramadan Karim

Selain marhaban ya Ramadan (selamat datang wahai bulan Ramadan), Ramadan karim atau Ramadan kareem juga bermakna ‘selamat Ramadan’. Orang Mesir biasa menjawab Ramadan karim (Ramadan mulia) dengan ucapan Allah akram (Allah Lebih Mulia/Mahamulia).

Bisa juga ditambahkan dengan Ramadan karim ‘alaikum (selamat Ramadan untuk kalian), Ramadan karim ‘alaik wal ‘a’ilah (selamat Ramadan untukmu dan keluarga), dan seterusnya.

[nextpage title=”2. Ramadan Mubarak”]

2. Ramadan Mubarak

Sama dengan Ramadan karim, Ramadan mubarak yang artinya ‘Ramadan yang diberkahi’, juga merupakan tahniah (ucapan selamat), sama seperti ungkapan mubarak ‘alaikumusy syahr atau mubarak ‘alaikumusy syahr (semoga bulan ini penuh berkah bagimu).

Baca juga:  Masihkah Buku Menjadi Jendela Dunia?

Orang Tunisia ada yang mengungkapkannya dengan ramdhankoum mabrouk (Ramadan kalian diberkahi).  Sebelum berbuka, mereka mengucapkan chehya tayyiba (semakna dengan bon appetite). Saat berbuka, mereka mengucapkan sahha cherbetkom (semoga minuman kalian sehat, maksudnya selamat berbuka puasa).

[nextpage title=”3. Taqabbalallah Minna wa Minkum”]

3. Taqabbalallah Minna wa Minkum

Semoga Allah menerima (ibadah) kami dan kalian. Atau lebih lengkapnya taqabbalallah minna wa minkum as-siyam wal qiyam wa salih al-a’mal (semoga Allah menerima puasa, salat, dan amal salih kami dan juga kalian). Ungkapan ini sebetulnya tidak hanya dipakai saat Ramadan saja, tapi juga dipakai saat lebaran, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha.

[nextpage title=”4. Kullu ‘Am wa Antum Bikhair”]

4. Kullu ‘Am wa Antum Bikhair

Ungkapan yang sejenis adalah kullu sanah wa antum tayyibun (semoga setiap tahun kalian dalam keadaan baik/sehat). Karena biasanya ditujukan untuk kerabat dan keluarganya, maka digunakan kata ganti antum. Ungkapan ini sebetulnya tidak hanya dipakai saat Ramadan saja, tapi juga dipakai saat lebaran, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha.

Baca juga:  Ibu, Sekarang Bukan Ramadan (Cerpen Nasrullah Alif)

[nextpage title=”5. Ya’id ‘Alaikum Bisihhah wal ‘Afiyah”]

5. Ya’id ‘Alaikum Bisihhah wal ‘Afiyah

Ungkapan ini berarti ‘semoga Ramadan kembali pada kalian dalam keadaan sehat wal afiat’. Ungkapan lebih lengkapnya: ya’id ‘alaikum bisihhah warrahmah walmaghfirah (semoga Ramadan kembali pada kalian disertai dengan kesehatan, rahmat, dan ampunan). Aamiin.

Keren, kan?!

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Fatima El-Zahraa

Dosen Bahasa Arab pada UIN Syarif Hidayatullah. Alumni Program Magister Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Fatima El-Zahraa
  •  
    8
    Shares
  • 8
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close