Ini 5 Pemikiran K.H. Said Aqil Siradj yang Dianggap Nyeleneh

  • 143
  •  
  •  
  •  
    143
    Shares

Datdut.Com – Alhamdulillah, saya berkesempatan nyantri di salah satu pesantren terbesar di Cirebon, yaitu Pesantren Babakan Ciwaringin. Ada empat pesantren besar lainnya di Cirebon, yaitu Pesantren Kempek, Buntet, Gedongan, dan Benda Kerep.

Jadi, setahu saya ada lima pesantren besar di Cirebon yang menjadi basis ulama-ulama Ahli Sunah wal Jamaah. Nah, Said Aqil Siradj, lahir di Kempek dari pasangan K.H. Aqil Siradj dan Hj. Afifah. Konon, ayah dan ibu beliau masih keturunan Kanjeng Sunan Syarif Hidayatullah Gunung Jati.

Beberapa tahun terakhir ini, saya amati ada 5 pemikiran beliau yang dianggap nyeleneh oleh sebagian kelompok. Nih, saya tunjukin, ya!

1. Jenggot

Salah satu ciri khas ceramah Said Aqil Siradj itu ceplas-ceplos dan suka guyon. Saya menganggap hal tersebut biasa saja, karena saya sering mendengarkan pengajian-pengajian beliau ketika masih di Cirebon, dan mungkin karakter ceramah wong Cerbon ya begitu.

Bagi yang belum kenal, pasti langsung men-judge beliau itu sombong. Nah, beliau pernah menyatakan, “Orang yang berjenggot goblok, semakin panjang semakin goblok.” Kurang lebih seperti itu pernyataan beliau.

Benarkah begitu? Ternyata, ulama-ulama dulu juga pernah memberikan pernyataan seperti itu, kok. Nih, pernyataan Imam Syafii yang sama seperti Kang Said bilang.

Saya kutipkan dari akun facebook Muhammad Al-Faiz (kontributor DatDut.Com) yang dikutip dari kitab Al-Wâfi bil Wafâyât, كلما طالت اللحية تكوسج العقل. Namun, saya yakinkan pada Anda bahwa beliau itu cuma guyon. Jadi, jangan baper.

Baca juga:  Ini 5 Fakta tentang Thoriq Alkatiri, Wasit FIFA di Piala Presiden

2. Liberal

Saya masih ingat, beliau pernah bilang gini, “Sejuta Lady Gaga, iman warga NU tidak akan berubah” pada 2012 silam. Lantas, voa-islam.com menganggap pernyataan beliau itu sebagai dukungan terhadap liberalisme.

Namun, sebagaimana dikutip dari muslimmoderat.com, Said Aqil Siraj pernah menyatakan bahwa liberalisme dan wahabisme itu membahayakan tradisi.

Semboyan kebebasan berpikir yang didengungkan oleh kelompok liberal dapat merusak tradisi yang berkembang dalam masyarakat setempat. Menurut beliau, liberalisme akidah dan liberalisme sama-sama membahayakan.

Bahkan nih, ya, beliau sempat merasa heran pada orang-orang yang menyatakan bahwa pengakuan Mushaddeq sebagai nabi tidak masalah. Oleh karena itu, beliau berinisiatif untuk berdialog langsung dengan Mushaddeq pada 2007.

Hasilnya, Mushaddeq mengakui kesalahannya dan kembali pada syariat yang benar.  Berarti, tudingan orang beliau itu liberal tidak benar, ya kawan! Percaya deh, sama saya.

3. Wahabi

Said Aqil Siradj sangat menentang sekali aliran Wahabi. Menurutnya, aliran Wahabi ini dapat menjerumuskan anak-anak muda dalam terorisme. Seperti dikutip dari suara-islam.com, beberapa pesantren yang beraliran Wahabi perlu diwaspadai.

Menurutnya, ada 12 pesantren yang beraliran Wahabi, seperti Asshifwah, Assunnah, Al-Fitrah, dan Annida. Pesantren-pesantren beraliran Wahabi, lanjutnya, lahir sekitar 1980-an. Nah, kampanye beliau terhadap bahaya Wahabi membuatnya diserang balik.

4. Syiah

Said Aqil Siradj pernah nyantri di Lirboyo sebelum ia berkelana menuntut ilmu di institusi lain. Nah, saat santer dituduh berpaham dan membela Syiah, beliau, sebagaimana dikutip dari muslimedianews.com, pernah tanda tangan langsung di Lirboyo menyatakan beberapa hal ini:

Baca juga:  Mau Maju? Umat Islam Indonesia Harus Punya Sifat-sifat Ini!

(1) tetap akan mempertahankan Ahli Sunnah; (2) minta maaf kepada ulama atas pendapatnya yang kontroversi; (3) siap ditegur dan dinasehati oleh para ulama; (4) berakhlak karimah; dan (5) dekat pada pesantren.

Masa iya, beliau mau mengingkari janjinya di hadapan para Kiai Lirboyo?! Saya kira enggak mungkin, ah. Dan saya tahu betul, beliau tidak pernah mempercayai dan melakukan ritual-ritual ala Syiah.

5. Bacaan Alquran Langgam Jawa

Bacaan Alquran dengan langgam Jawa di Istana Presiden saat Isra Mikraj sempat heboh. Beliau termasuk salah satu ulama yang membolehkannya. Yang penting, menurutnya, tidak mengurangi tajwid dan makhraj hurufnya, sebagaimana dikutip dari muslimedianews.

Sebenarnya, ulama-ulama Indonesia lain juga banyak memperbolehkannya, seperti Pak Quraish Shihab, Pak Ahsin Sakho, K.H. Ali Mustafa Yaqub dan lainnya. Oleh karena itu, mau langgam apa saja boleh, yang penting sesuai dengan tajwid dan makhrajnya, ya!

 

 

 

Komentar

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga.
Redaksi
  •  
    143
    Shares
  • 143
  •  
  •  

16 thoughts on “Ini 5 Pemikiran K.H. Said Aqil Siradj yang Dianggap Nyeleneh

  1. Saya prihatin dg keadaan ummat dizaman ini mudah2an Alloh SWT secepatnya membukakan siapa yg layak sebagai pemimpin ummat Islam dan Islam bersatu tak pandang apapun ormas Islam harus bersatu mempertahankan Islam berdiri tegak tak tergoyahkan oleh para pembenci islam.yg sekarang ini marak berbagai fitnah bermunculan dimna2 khususnya ormas2 Islam yg sedang berselisih Tabayyun lah wahai para syekh…kami merindukan Islam yg kokoh

  2. Semoga kita semua di jauhkan dri kburukn jin dan manusia…
    Semoga pndri NU KH hasyim asyari d tmpatkn d tmpt yg trbaik…
    Klu blh koment ,gk pntas org ini jdi ketua NU gnti scpatnya…gnti yg pntas sperti akhlkny UAS

  3. Jenggot kan Sunnah,.. Sunnah kok di cela… Ngaku cinta rosul tapi gak menghormati Sunnahnya

  4. Nyeleneh, seperti Gusdur, tapi berhubung saat ini kaum radikal sedang naik daun, maka itu jadi senjata kaum khawarijs itu utk menjatuhkan beliau. Tapi dibanding ucapan nyeleneh said aqil saat berceramah, apa tidak lebih kurang ajar lagi ucapan para ustad idola kaum radikal seperti HRS dan UAS itu ?

  5. KH agil berpendidikan dan berilmu tinggi, insyaAllah pengalaman spiritual rohani juga tinggi, kepahaman ttg sejarah jawa luar biasa,
    sy orang awam dan kurang berilmu, yakin sekali beliau mencintai umat islam di jawa dan indonesia,
    maaf sy memang guoblok….hehehe

  6. Ujian berat buat yai said namun insy g akan lama sesuai prediksi gus dur yg katax org luar sono jg liberal…semoga diberi ketabahan…aamiiiin

  7. SAYA NU!!!, Anggota Banser!! Santri, Pengurus ANSOR!!! mau apa kamu hah!!!
    Gak usah Nyinyirin Omongan SAS!!! EMANG SUDAH DARI SONONYA SAS ITU NYINYIR… klo ngomong gak pake akhlaq, ilmu doang dalem tapi tanpa adab. MAKANYA SAYA KLUAR DARI BANSER, DARI ANSOR, gara2 sy lbh cinta habib rizieq!, yg jls mmbela agama, bukan ulama yg mnjilat pnguasa krn takut Kelaparan!
    Tp sy ttp NU, santri, NU nya mbah hasyim…. Takbir!!

  8. mau ngebela rupanya….
    iyalah wong quraisy syihab itu sama kaya si aqil…
    ulama yah ulama… tapi ulama ada 2 kan… harus bisa membedakan.
    saya NU… tapi tidak terima dgn pernyataan2 aqil… terlalu rendah utk jadi Pimpinan NU.. KH Hasyim Asyari pasti tidak ridho NU dipimpin dgn org2 spt ini…. bahkan saat ini ada NU Garis lurus…. nah lantas ini? garis bengkok kali yah…
    semoga dapat hidayah

  9. Semoga kita semua termasuk orang2 yang selalu menjaga lisan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt dan dijauhkan dari berkata-kata yang tidak berguna dan dibenci Allah Swt. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *