Ternyata, 5 Rumput Liar Berikut Ini Berkhasiat sebagai Obat

  • 122
  •  
  •  
  •  
    122
    Shares

Dibaca: 10537

Waktu Baca3 Menit, 21 Detik

DatDut.Com – Tanaman jahe, temulawak, kunyit mungkin sudah banyak orang tahu bahwa tanaman tersebut bermanfaat. Selain sebagai bumbu dapur, juga banyak dipakai sebagai bahan obat tradisional atau jamu.

Namun jika yang dipakai bahan jamu dan obat herbal adalah rumput, sepertinya hanya diketahui oleh ahli pengobatan tradisional saja. Selain karena terkadang harus diracik dengan beberapa tumbuhan lain, banyak orang yang tak senang memelihara rumput-rumput ini di pekarangan rumahnya.

Ada beberapa rumput yang berkhasiat untuk obat. Mereka tumbuh di sekitar kita baik di pekarangan rumah, pinggir jalan atau kebun. Kadang lebih dianggap sebagai tumbuhan yang mengganggu. Berikut 5 ulasannya dirangkum dari berbagai sumber:

1. Ciplukan

Beberapa waktu lalu banyak pengguna medsos yang dihebohkan  foto buah yang dijual di salah satu supermarket dan dibandrol dengan harga Rp.500.000/Kg. Ternyata buah itu adalah ciplukan.

Ada juga yang menyebutnya dengan nama cemplukan, cecendet, buah cimpluk dan lain-lain. Mahalnya ciplukan tersebut karena ternyata adalah buah impor. Hal itu membuat banyak orang ternganga dan bertanya-tanya, cuma ciplukan saja kok impor?

Memang, ciplukan biasa tumbuh liar di lahan-lahan pertanian, pinggiran sawah maupun sungai. Jika berada di sela tanaman, biasanya dibersihkan karena dianggap sebagai gulma pengganggu.

Buahnya yang manis ketika telah masak merupakan camilan segar saat di sawah. Anak-anak desa sangat menyukainya. Mungkin karena belum ada yang mengelola secara khusus untuk mengembangkan kebun ciplukan, makannya sampai ada ciplukan impor.

Buah yang punya nama latin Physalis Angulata ini, memiliki banyak khasiat. Buahnya mengandung serat yang bermanfaat melancarkan buang air besar. Akarnya bisa dimanfaatkan untuk mengobati cacingan. Seluruh bagian tanaman selain buah, bisa dijadikan obat batuk berdahak. Kalau mau yang instan, saat ini sudah banyak dijual kapsul ekstrak ciplukan.

Baca juga:  Akal Sehat Bisa Tumpul! Ini 5 Sikap yang Jadi Pemicunya

2. Meniran

Meniran (Phylanthus Urinaria) bentuk fisiknya mirip rumput putri malu. Hanya saja daunnya lebih jarang dan tidak melipat daun ketika disentuh. Sering dianggap rumput pengganggu karena tumbuh di pekarangan rumah, kebun, dan tempat yang memiliki kadar air cukup.

Beberapa pemanfaatan meniran antara lain untuk mengobati penyakit kuning, malaria, sebagai penurun panas, antibakteri, batuk, haid tidak teratur atau berlebihan, disentri, berbagai penyakit kulit, jerawat, bahkan ayan dan hepatitis.

Untuk menyembuhkan penyakit kulit, cukup dengan merebus 10 rumput meniran dengan menyertakan semua bagian tumbuhan ini. Rebus hingga mendidih. Setelah menjadi hangat kuku, saringlah, kemudian segera digunakan mandi atau menyiram bagian kulit yang sakit.

3. Ilalang atau Alang-Alang

Rumput satu ini banyak dibenci orang. Tumbuh di pekarangan, kebun maupun ladang dan tanah tandus. Akarnya menembus ke kedalaman tanah dan cepat berkembang biak sehingga membuatnya sulit diberantas dengan hanya dibakar.

Ilalang (Imperata cylindrica) ternyata justru digunakan sebagai bahan herbal berbagai obat. Contoh termudah adalah Adem Sari, salah satu produk minuman obat panas dalam yang nyata-nyata menyebutkan akar ilalang sebagai salah satu bahannya. Ilalang juga dapat digunakan untuk mengobati diare. Caranya, bersihkan akar ilalang sebanyak 250 gram, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Minum sehari 2 kali.

4. Teki

Rumput teki termasuk tumbuhan yang sulit diberantas. Tumbuh liar di pekarangan dan akarnya cepat menyebar dan menumbuhkan tunas baru. Teki (Cyperus Rotundus) ternyata juga memiliki khasiat untuk pengobatan herbal. Umbi kecil di bagian akar rumput ini bisa digunakan untuk menyembuhkan luka memar.

Baca juga:  Ini 5 Pertanyaan yang Bikin Badmood Saat Lebaran Ketemu Teman atau Keluarga

Rumput teki juga bisa diolah menjadi permen yang berkhasiat menormalkan siklus haid menghilangkan rasa sakit. Sebagaimana dilansir Djarumbeasiswaplus.org, manfaat teki untuk permen obat ini dipresentasikan oleh Septiana Nurul Hidayah.

5. Krokot

Rumput yang bernama latin Portulaca oleracara  ini oleh anak-anak desa sering dijadikan makanan jangkrik yang mereka pelihara. Terkadang dimanfaatkan sebagai lalapan atau sayuran.

Ternyata, secangkir daun krokot rebus mengandung 90 mg kalsium, 560 mg kalium, 2000 IU vit. A, dan beberapa asam amino. Beberapa manfaat krokot antara lain sebagai obat demam, disentri dan mag.

Masih banyak lagi tumbuhan berkhasiat di sekitar kita. Hanya saja perlu pengetahuan khusus untuk memanfaatkan bahan-bahan herbal agar mendapat manfaatnya secara maksimal. Selain itu, perlu juga memperhatikan resep-resepnya. Untunglah, kini sudah banyak ekstrak herbal berbahan tanaman-tanaman berkhasiat dijual orang. Tentu kita tinggal pandai-pandai dan teliti memilihnya agar tak terjebak oleh herbal abal-abal.

nasrudin maimun

Nasrudin | Penulis tetap DatDut.Com

FB: Nasrudin El-Maimun


0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
%

Komentar

Nasrudin
  • 122
    Shares

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

2 thoughts on “Ternyata, 5 Rumput Liar Berikut Ini Berkhasiat sebagai Obat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *