Pria Syiah Ini Mau Bakar Ka’bah? Hati-hati Hoax Bermodus Cari Like dan Komen

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Soal sentimen keagamaan memang mudah menyulut emosi orang. Selain itu juga mudah dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan tertentu oleh pihak tak bertanggung jawab. Pemanfaatan emosi anti aliran tertentu juga saat ini sering jadi bahan jualan fanspage dan akun-akun pemburu like dan komentar.

Seperti status berisi video yang viral kali ini, dengan mencatut aliran Syiah Iran dan menambahkan doa di ujung deskripsi, status ini diviralkan oleh netizen hingga lebih dari 41 ribuan share, 26 ribu tanggapan, dan 13 ribuan komentar.

Akun tukang viral status like dan komentar amin, Fatimah Az Zahra, pada 8 Februari mengunggah sebuah video dan foto cuplikan berupa rekam layar dari video tersebut. Sebagai deskripsi ia menulis, “Kabar terbaru hari ini dari saudara yg di saudi,ada usaha pembakaran Ka’bah oleh seorang syiah Iran menggunakan bensin setelah shalat subuh. Alhamdulillah ketangkep.Ya Allah lindungilah saudara se-Islam di makkah… Ketik aamiin n share agar banyak yg mendoakan!

Perlu diketahui, akun Fatimah Az Zahra ini setiap update status selalu menandai 2 akun sejenis dengan menggunakan nama Umi Pipik Dian Irawati, dan Husnul Khotimah. Ketiganya memang tiga serangkai akun nggak jelas.

Selain pemviral postingan-postingan model “like, ketik amiin dan share,” berbagai video dan gambar yang diunggah pun sering mengabaikan kepantasan/kepatutan. Modusnya sama yaitu selalau diakhiri dengan doa dan meminta like, amiin dan share. Pada poin inilah masyarakat netizen terpancing untuk melakukannya.

Baca juga:  Bahayanya Ngaji di Youtube

Berbagai postingan yang diunggah ketiga akun tersebut selalu viral hingga puluhan ribu kali dibagikan. Kabar hoax berseling dengan doa, motivasi, bahkan foto-foto bayi berpenyakit dan foto kecelakaan yang jika di media resmi pasti disensor oleh akun ini dijadikan umpan memburu viral. Memang sebagaian ada juga yang video nyata misalnya video-video tsunami aceh.

Yang paling konyol misalnya postingan ijazah wirid yang katanya didapat dari mimpi bertemu almarhum Ustadz al-Buchori. Kenapa konyol? Karena demi agar wirid tersebut diviralkan dan dianggap benar, “ijazah” tersebut diakhiri dengan ancaman berikut:

Kirimkanlah Asma Allah ini kepada 20 orang Insya Allah Hari sabtu kamu akan mendpt berita baik. Siapa yg tdk menghiraukan x maka akan mendpt nasib yg buruk selama 6 thn. Jikalau anda iklas mau mengorbankan 20 sms krn asma ALLAH!! Dlm Waktu 1 hr anda akan mndapatkn REZEKI yg tiada tara jumlahny. jagan diremehkn Demi Allah.dan jngan di hapus sebelum di kirim…

Lantas terkait status terbaru tentang orang Syiah dari Iran yang akan bakar Ka’bah tersebut fakta ataukah hoax?

Berdasarkan penelusuran oleh Uwo Rial Fikri yang diposting dalam Grup Indonesian Hoaxes, ternyata video yang dikatakan sebagai orang Syiah ingin bakar Ka’bah tersebut tidak benar. Bahkan lelaki berusia 40 tahun itu adalah warga Arab Saudi yang menderita gangguan jiwa dan akan bakar diri di dekat Ka’bah.

Baca juga:  Nggak Paham Makna Nisbah, Stiker “Nariyah = Pengikut Neraka” Dibully Nitizen

Media dalam negeri yang memberitakan video tersebut salah satunya adalah Merdeka.com dengan judul  Berbekal bensin, pria ini mau bakar diri di depan Kabah. Mengutip dari Reuters.com, Selasa (7/2), Merdeka mengabarkan bahwa aparat kepolisian Masjidil Haram, Mekah berhasil membekuk lelaki berusia 40 tahun yang akan bakar diri di dekat Ka’bah. Kejadian itu sempat membuat heboh jamaah.

“Aksinya itu diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujar juru bicara kepolisian Masjidil Haram, Mekkah.

Berita senada juga dilansir situs The National. Demikian juga situs english.alarabiya.net dengan judul Man arrested for attempting to set himself alight in front of Kaaba.

Berikut ini videonya:

 

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Nasrudin

Alumni Pesantren Darussalam Blokagung & Program Pasca Tahfidz VIII Pesantren Bayt Al-Qur'an Pusat Studi Al-Qur'an Jakarta. Menyukai bakso dan martabak. Penggemar kajian kitab klasik dan kehidupan santri. Saat ini tinggal di Lampung.
Nasrudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close