Perbedaan Mudik dan Pulang Kampung

0 0
  •  
  •  
  •  
  •  

Dibaca: 157

Waktu Baca1 Menit, 30 Detik

DatDut.Com – Sejak bapak presiden Jokowi mengeluarkan statement tentang perbedaan mudik dengan pulang kampung, masyarakat dumay (dunia maya) kembali heboh.

Banyak yang beranggapan bahwa pulang kampung adalah definisi dari mudik itu sendiri. Oleh karenanya, tulisan kali ini akan menguraikan sedikit perbedaan kedua istilah tersebut.

Disadur dari tulisan “Kala Mudik Dilarang Pemerintah” di laman qureta.com, Misbah Priagung Nursalim mengurai perbedaan antara mudik dan pulang kampung. Berikut ringkasannya.

Secara etimologi, kata mudik berasal dari bahasa Betawi, udik, yang berarti kampung. Kata udik kemudian mengalami afiksasi berupa simulfiks menjadi mudik yang berarti menuju kampung.

Buat yang belum tahu, afiksasi -menurut KBBI- berarti, proses atau hasil penambahan afiks pada kata dasar.

Afiks sendiri merupakan bentuk terikat yang apabila ditambahkan pada kata dasar atau bentuk dasar akan mengubah makna gramatikal (masih menurut KBBI).

Baca juga:  Berani Membantah Kelompok Salafi, Anda Harus Siapkan Mental untuk Menerima 9 Kosakata Khas Ini

Sedangkan simulfiks ialah afiks yang tidak berbentuk suku kata dan yang ditambahkan atau dileburkan pada dasar; misalnya n pada ngopi (asalnya kopi).

Anda tidak paham? Sama. Saya juga. Skip saja. Intinya, ada penambahan huruf yang mengubah makna, yaitu huruf m, sehingga dari udik menjadi mudik.

Mudik dilakukan dengan tujuan bersilaturahmi kepada sanak saudara. Karena tujuannya hanya sekedar silaturahmi, pastinya tidak lama dan akan kembali ke kota.

Mudik juga dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti urbanisasi, dari desa untuk bekerja dan menetap dalam waktu yang lama di kota kemudian mengunjungi kampung halaman di waktu tertentu.

Adapun pulang kampung bermakna kembali ke kampung halaman. Karena maknanya kembali, dapat dipahami bahwa para perantau memiliki kemungkinan tidak kembali lagi ke kota.

Baca juga:  Ini Hoax-hoax Seputar Kunjungan Raja Salman yang Dipakai untuk Saling Bully

Entah karena sudah lulus kuliah atau tidak lagi memiliki pekerjaan.

Jadi, bagi teman-teman mahasiswa rantau, silahkan dipikir sendiri, apakah kepulangan kita ke kampung halaman berarti mudik (yang suatu saat akan kembali ke kota untuk melanjutkan kuliah).

Atau, benar-benar pulang kampung (berhenti kuliah dan memilih untuk meneruskan bercocok tanaman di kampung).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Muhammad Salahudin Al-Ayyubi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *