Orangtua Selalu Turuti Keinginan Anak, Ini 5 Bahayanya

0 0
  •  
  •  
  •  
  •  

Dibaca: 895

Waktu Baca2 Menit, 15 Detik

DatDut.Com – Anak merupakan anugerah Tuhan yang harus kita syukuri. Setiap anak yang dilahirkan di muka bumi ini merupakan titipan Tuhan untuk kedua orangtuanya. Sebagai orangtua, tentu kita harus mendidiknya dengan baik.

Mendidik anak dengan baik bukan berarti harus mengikuti semua keinginan yang dikehendakinya. Ada saatnya, orangtua membatasi keinginan anak yang menjerumuskannya dalam hal-hal negatif, walaupun terasa berat bagi orangtua menerapkannya. Bahkan, jika Anda selalu menuruti keinginannya, 5 efek negatif ini akan terlihat dalam diri anak Anda. Berikut ulasannya.

1. Kurang Daya Saing

Berkata “tidak” pada anak saat menginginkan sesuatu bukan berarti kita sebagai orang tua tidak sayang padanya. Jika anak Anda selalu dipenuhi keinginannya, maka perasaan minder di kemudian hari akan tertanam dalam jiwa anak Anda. Akibatnya, anak Anda enggan untuk bersaing dengan teman-teman sebayanya, seperti dikutip dari Kompas.com.

Saat anak Anda ditempatkan di sekolah favorit, misalnya, tidak menutup kemungkinan dia akan meminta pindah karena merasa minder dengan teman-temannya yang lain. Padahal, sebenarnya dia mampu bersaing. Namun, karena kebiasaan Anda memberikan segala keinginannya dengan praktis, dia jadi sudah terbiasa dengan kenyamanan tersebut.

Baca juga:  Masyarakat Dapatkan 5 Manfaat Ini dari Transportasi Online

2. Tempramental

Selain kurang daya saing, anak Anda juga akan memiliki tempramental yang tinggi. Sehingga, dia tidak peduli marah pada siapa saja yang dianggapnya mencegah keinginannya.

Bila semua keinginan anak Anda terus dipenuhi, dia akan berani memberontak, menangis, dan emosi pada Anda tanpa peduli lingkungan sekitarnya, seperti dikutip dari Kompas.com.

3. Terjerumus Pergaulan Negatif

Kemudahan fasilitas yang Anda berikan pada anak, bisa jadi menjerumuskannya dalam aktivitas-aktivitas negatif. Jika belum saatnya anak Anda memiliki sesuatu yang diinginkannya, janganlah ragu-ragu menolak bahkan menegurnya bila dia terus merengek meminta yang diinginkan.

Pergaulan bebas yang terjadi di sekitar kita bisa jadi karena fakor pemberian fasilitas yang berlebihan dan kurangnya peran dan kontrol orangtua. Sehingga, anak dapat melakukan apa pun yang dia inginkan.

4. Tidak Kreatif

Kebiasaan memanja anak sejak kecil dapat membuat anak Anda tidak kreatif dalam menghadapi persoalan yang dia hadapi sehari-hari. Jika anak Anda memiliki tugas dari sekolah, biarkanlah dia mengerjakannya sendiri. Tugas Anda hanya mengarahkan.

Bila Anda melakukan sebaliknya, jangan kaget bila dia dewasa tidak dapat berpikir kreatif, apalagi berkontribusi memecahkan benang kusut di masyarakat yang begitu rumit. Bila anak Anda ingin memiliki daya kreatif yang tinggi, biarkanlah dia prihatin dalam menjalankan kesehariannya.

Baca juga:  Ini 5 Fakta Menakjubkan Seputar Semangka

5. Tidak Mandiri

Anak yang sering dimanja cenderung tidak dapat menyelesaikan permasalahannya sendiri. Setiap kali ada permasalahan, pasti selalu melibatkan orangtua. Memang betul, orangtua harus tetap selalu dilibatkan dalam permasalahan yang dialami anak.

Namun, ketika permasalahan kecil saja dia tidak dapat mengatasinya, bagaimana bila permasalahan besar mengujinya. Karenanya, biarkanlah anak Anda berpikir dewasa dengan cara tidak memberikan semua keinginan anak yang Anda anggap kurang bermanfaat atau bahkan memiliki efek negatif.

ibnu kharish1Penulis : Ibnu Kharish | Penulis Tetap Datdut.com

Fb : Ibnu Harish

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Redaksi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *