Namanya Juga Mahasiswa Baru

  • 21
  •  
  •  
  •  
    21
    Shares

DatDut.Com –¬†Namanya juga maba (mahasiswa baru) pasti banyak hal-hal yang unik yang melekat dalam diri mahasiswa baru. Biasanya, di awal perkuliahan para maba ini masih polos, lugu, lucu, dan belum terkontaminasi dengan virus-virus perkampusan. Ini dia hal-hal yang biasanya melekat pada mahasiswa baru:

1. Ngegeng

Minggu pertama sih masih adptasi. Tapi mulai minggu kedua biasanya sudah mulai melirik sana sini dan saling mencocokkan hati mencari teman buat geng. Lumayanlah buat tim gradak-gruduk ke sana ke mari.

Di awal-awal kuliah nih, masih semester muda, biasanya masih sering bareng. Nggak jadi pergi kalau satu geng nggak lengkap. Tapi nanti mulai semester dua dan selanjutnya biasanya sudah mulai sulit buat ngumpul satu geng.

Karena sudah mulai menemukan kesibukan masing-masing. So, ngumpul setelah selesai kuliah menjadi sangat sulit. Buat para maba, coba saja buktikan sendiri yah!

2. Masih Malu-malu

Namanya juga masih baru. Baru kenal, baru ketemu, semuanya baru. Bahkan tas yang dipakai kuliah saja bisa jadi masih baru. Karena baru kenal, banyak yang masih malu-malu.

Masih belum mengeluarkan sifat aslinya. Masih malu-malu gitu. Bahkan ketawa saja ada yang senyum saja. Giginya saja tidak nampak.

Tapi liat saja minggu kedua dan seterusnya. Sudah mulai kebuka semua yang bersembunyi di balik topengnya selama ini. Ada yang  pendiam dari awal kuliah sampai wisuda, itu karena dia memang pendiam.

Baca juga:  5 Bacaan Wajib Jurusan Sastra Arab Universitas Sorbonne

Tapi, ada juga yang pendiamnya hanya di awal-awal perkuliahan saja. Nanti juga lama-lama jadi biang kerok dan ketua rusuh di kelas. Buat para maba, coba perhatikan perubahan teman-teman kalian nanti yah!

3. Wajahnya Belum Tersentuh Make-up

Sepertinya sekarang maba juga sudah pandai berdandan. Jangankan maba, anak-anak SMA saja sudah banyak yang bermake-up jika ke sekolah.

Tapi untuk angkatan 2015 ke bawah itu biasanya memang masih banyak yang polos wajahnya ketika memasuki perkuliahan. Tanpa make-up. Biasanya hanya menggunakan bedak tabur buat bayi.

Nanti sudah mulai belajar pakai lipstik ketika memasuki semester empat atau lima. Berbeda dengan maba di tahun 2016 hingga sekarang. Rata-rata sudah pandai berdandan. Itu menurut pengamatan dan pengalaman penulis. Bagi maba-maba atau yang pernah merasa jadi maba dulunya mohon koreksiannya jika salah. He he he

4. Ada yang Jadi Incaran Senior

Namanya juga masih baru. Kita aja kalau lihat baju atau sepatu baru bisa langsung melek. Biasanya nih, para senior sering modusin maba yang masih imut-imut dan unyu-unyu. Apalagi yang punya paras cantik. Langsung jadi incaran para senior.

Baca juga:  Ketika Mahasiswa Terjebak pada Gaya Hidup, Nilai, dan Tuntutan Cepat Kerja

Eits… tapi tunggu dulu, nggak cuma senior sih sebenarnya. Bisa jadi para maba juga sudah mulai dilirik-lirik dengan teman satu kelompok waktu pengenalan kampus. Siap-siap aja yah nanti.

5. Sibuk Memilih Organisasi

Nah, buat para maba biasanya juga galau mau menentukan masuk organisasi mana. Ada dua organisasi di kampus yakni internal dan eksternal.

Semuanya baik sebagai proses belajar dan eksplorasi diri. Tapi harus hati-hati juga. Karena sekarang banyak organisasi yang radikal. So, jangan sampai salah pilih. Sebelum masuk sebuah organisasi kenali dan pelajari dulu sejarah organisasi tersebut. Agar tidak tersesat dan salah jalan. Soalnya bisa gawat nanti.

Nah, itulah yang biasanya identik dengan para maba. Boleh percaya boleh tidak. Tapi buat yang sudah pernah menjadi maba, pasti merasakan itu semua. Bagi yang fresh maba, coba saja nanti kalian amati yah!

Komentar

Maftukhatul Inayah

Maftukhatul Inayah

Mahasiswa Program Studi Tarjamah Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta asal Martapura. Aktif berorganisasi dan kegiatan tulis-menulis.
Maftukhatul Inayah

Latest posts by Maftukhatul Inayah (see all)

  •  
    21
    Shares
  • 21
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *