Muammar ZA, Qari Legendaris Internasional Kebanggaan Indonesia, Alumni PTIQ

  •  
  •  
  •  
  •  

Syiar.co.id – Mungkin generasi muda saat ini tak banyak yang kenal dengan qari yang satu ini. Tapi di era 80 hingga 90-an, suara qari ini terdengar di mana-mana, hingga di pengeras suara musala-musala kecil yang ada di pelosok desa sekalipun.

Suaranya yang khas, melengking, dan sesuai kaidah, membuatnya banyak mendapat juara di berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tak heran bila namanya juga dikenal di dunia internasional.

Nama lengkapnya adalah Muammar Zainal Asykin, meskipun lebih dikenal sebagai Muammar ZA. Seperti dilansir wikipedia, Muammar ZA dikenal memiliki segudang prestasi yang berhubungan dengan dunia qiraah Al-Quran. Di antaranya, ia pernah menjadi juara 1 MTQ Se-Propinsi DIY tahun 1967. Selain itu, selama tiga kali berturut-turut (1967, 1972, 1973) menjuarai MTQ tingkal nasional mewakili DI Yogyakarta.

Baca juga:  Anas Bourak, Qari Tampan Asal Aljazair Ini Jadi Imam di Torino Italia

Tahun 1979 dan 1986 menjadi juara dalam lomba qari’ tingkat internasional. Atas berbagai keberhasilannya ia kerap diundang keliling di berbagai belahan dunia. Di antaranya dia diundang mengaji di  Istana Raja Hasanah Bolkiah di Brunei, Istana Yang Dipertuan Agung Malaysia hingga ke Jazirah Arab. Bahkan pernah diundang ke Pakistan pada 2009.

Ia putra ketujuh dari sepuluh bersaudara (hanya sembilan yang mencapai dewasa) dari pasangan H. Zainal Asykin dan Hj. Mu’minatul Afifah, yang juga merupakan tokoh agama di desanya. Beliau dilahirkan di Dusun Pamulihan, Warungpring, Kecamatan Moga, kurang lebih 40 KM selatan ibu kota Kabupaten Pemalang.  Adiknya yang bernama Imron Rosyadi ZA, juga mengikuti jejaknya menjadi qari nasional setelah menjuarai MTQ.

Usai SD, Muammar mondok di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Setelah mondok, Muammar belajar di PGA di Yogyakarta. Sempat pula ia belajar di IAIN Sunan Kalijaga. Selama kuliah ia masih menggeluti dunia qari. Dari Yogyakarta, Muammar ZA pindah ke Jakarta melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ).

Baca juga:  Ini 5 Keutamaan Membaca dan Mengkhatamkan Al-Qur'an

Berikut salah satu videonya di Youtube yang ditonton lebih dari 1,6 juta pemirsa:

 

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close