Memahami Fikih Melalui Kitab Safinatun Najah

  • 20
  •  
  •  
  •  
    20
    Shares

DatDut.Com – Kitab Safinatun Najah fiima Yajibu ‘ala Abdin li Maulah adalah kitab yang disusun oleh Syeikh al Fadhil Salim bin Sumair al Hadhromi.  Beliau lahir di desa Dziasbuh di daerah Hadramaut Yaman.

Beliau adalah seorang ulama besar yang sangat terkemuka. Seorang ahli fiqih dan tasawuf yang bermazhab Syafi’i. Kitab ini sudah tidak asing lagi dalam lingkup pesantren, apalagi pesantren dengan aliran salafi.

Kitab ini sering digunakan dalam pembahasan ilmu fiqih yang paling dasar sehingga dalam memahami sebuah ilmu fiqih yang tergolong rumit dapat dipahami dengan mudah dengan cara mempelajari ilmu fiqih melalui kitab ini.

Tidak dalam lingkup pesantren saja, namun kitab ini juga banyak digunakan dalam masyarakat sekitar, kampung, kota, negara dan bahkan hampir semua orang sudah mengenal dan mempelajari kitab ini,  baik secara individual maupun kolektif.

Kitab ini sangat mudah dan menarik untuk dipelajari karena pembahasan di dalamnya mencakup pokok-pokok agama secara terpadu, lengkap dan utuh.

Dimulai dengan bab yang paling dasar dalam beribadah yaitu bab dasar-dasar syariat, kemudian bab bersuci, baba sholat, bab zakat, bab puasa dan bab haji yang ditambahakan oleh pendapat dari ulama lainnya.

Memahami ilmu fiqih sebenarnya tidaklah rumit seperti yang kita bayangkan dalam realita sekarang ini, hanya saja metode yang kita gunakan dalam memahami ilmu fiqih itulah yang mungkin kurang benar, atau juga melalui literatur buku atau sumber yang kita baca yang membuat kita kurang dapat memahami ilmu fiqih itu sendiri, misalnya dari bahasa yang rumit atau susah untuk diapahami.

Baca juga:  Ternyata Ada 5 Rumus Cinta di Balik Bait-bait Alfiyyah Ibnu Malik

Dalam kitab ini, disajikan bahasa yang mudah, mempunyai susunan yang ringan serta redaksi yang gampang untuk dipahami dan dihafal. Sehingga pemahaman fiqih yang dapat kita peroleh dari kitab ini sangatlah kompleks dan terpadu.

Kitab inilah yang cocok dijadikan sebagai sumber literasi dalam pemahaman fiqih dari berbagai kalangan karena konteks isinya yang memang mudah untuk dipahami.

Cara penerapan memahami fiqih dalam kitab ini sangatlah mudah, dengan hanya membaca serta dipahami dengan nalar pikiran logika sendiri serta dapat didukung dengan guru atau seseorang yang sudah ahli dalam bidang ilmu fiqih, sehingga membuat kita lebih mudah untuk memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Cakupan ilmu fiqih dalam masa modern seperti ini sangatlah luas, dikarenakan berkembangnya teknologi dan informasi di era globalisasi seperti saat ini. Sehingga banyak hukum-hukum syariat yang disesuaikan dengan keadaan yang terjadi di zaman itu.

Sifat fiqih sendiri sangat fleksibel terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, sebagai orang awam yang belum mengenal banyak dan dalam atau masih mulai belajar dan mendalami ilmu fiqih, lebih baik mempelajari dari dasar agar dalam menanggapi hukum di zaman modern seperti ini tidak salah atau keliru.

Baca juga:  Merasa Lemah Iman dan Terombang-ambing Oleh Fitnah Akhir Zaman? Baca 3 Kitab Ini!

Untuk itulah, kitab ini menghadirkan pemahaman dasar tentang ilmu fiqih yang  dapat memudahkan segala golongan terutama bagi para pemula dan masih awam.

Bagi golongan syafi’iyah, kitab ini banyak digunakan sebagai dasar pemahaman fiqih karena kitab ini cocok dengan prinsip serta aturan dalam menjalani ibadah mereka baik dalam akidah, muamalah maupun akhlak atau mungkin juga didukung karena pengarang kitab ini ialah seorang yang bermadzhab Syafi’i.

Namun, golongan lain juga tidak banyak yang menolak dengan kitab ini, karena isi kandungannya yang masih dasar dan belum mengalami perkembangan hukum sesuai dengan zaman.

Sesuai dengan sifat hukum fiqih yang fleksibel, kitab ini dapat dijadikan dasar atau pedoman dalam penetapan hukum untuk menyelesaikan suatu persoalan hukum, baik yang dalam akidah, muamalah maupun akhlak.

Dari sekilas penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kitab Safinatun Najah inicocok digunakan oleh semua kalangan khususnya kalangan orang awam, karena dalam kitab ini termuat isi yang kandungan hukum fiqih yang masih dasar dan mudah dipahami karena bahasanya yang mudah dan tidak berbelit-belit.

 

Komentar

Addina Islami Asnawati

Addina Islami Asnawati

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Addina Islami Asnawati

Latest posts by Addina Islami Asnawati (see all)

  •  
    20
    Shares
  • 20
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *