Mbah Google Berubah Wajah 5 Kali dalam Bulan November, Ini Alasannya

  • 37
  •  
  •  
  •  
    37
    Shares

Dibaca: 509

Waktu Baca3 Menit, 50 Detik

DatDut.Com – Sebagian orang mungkin tak peduli dengan perubahan wajah Si Mbah Google. Wajah di sini maksudnya itu variasi tampilan Google. Ternyata, variasi tersebut ada maksud dan tujuannya tersendiri.

Google ikut merayakan berbagai hari penting di beberapa belahan dunia. Logo-logo Google yang dimodifikasi saat peringatan atau adanya event tertentu dalam setiap negara yang support dengan Google disebut Doodle. Jadilah istilah Google Doodle.

Sekedar info tambahan, pada 27 September lalu, mesin pencari ciptaan Lawrence Edward dan Sergey Brin ini resmi berulang tahun yang ketujuh belas. Padahal baru 17 tahun ya, tapi karena keampuhan dan kehebatan dalam melayani penggunanya, Google sering kita semati panggilan “Mbah”.

Di awal bulan itu pula Google meluncurkan logo baru dengan alasan untuk mempercepat tampilan bagi pengguna yang mengakses Google lewat ponsel pintar (Smartphone)

Selain merubah logo resmi, Google juga sering merubah tampilan desain logo sementara waktu untuk menghormati atau turut merayakan momen tertentu. Tetapi, sebulan ini saja Si Mbah berganti penampilan hingga lima kali. Ada peristiwa penting apa saja? Berikut 5 ulasannya.

1. Kelahiran Bapak Komputer Modern

Pada 2 November lalu, Google Doodle memasang gambar aneh semacam kode-kode matematika. Ternyata, hari itu adalah peringatan kelahiran matematikawan Inggris, Gorge Boole, yang lahir pada 2 November 1815. Dia meninggal dalam usia 49 tahun pada 1864.

Boole mengembangkan Sistem Biner Boolen yang dikenal dengan Teori Boolean. Menurut teori ini, logika manusia bisa dihitung dalam persamaan matematika.

Boole disebut pula sebagai penggagas kecerdasan buatan. Karena ia mengatakan bahwa pikiran manusia bisa diturunkan ke dalam sejumlah persamaan matematika. Ia juga mendorong penggunaan mesin sebagai alat untuk menggantikan manusia.

2. Kelahiran Penemu Saxophone

Pada 6 November, Google Doodle menampilkan gambar seorang lelaki yang meniup Saxophone dengan suasana kartun berwarna coklat. Saxophone merupakan alat musik tiup yang terbuat dari metal dengan ujung peniup berbentuk kerucut. Alat ini adalah improvisasi dari alat musik Bass Klarinet.

Baca juga:  Elpiji Kian Mahal, 5 Macam Kompor Berbahan Bakar Air Ini Bisa Jadi Solusinya

Penemu Saxophone adalah Adolphe Sax, putra sulung dari Charles Joseph Sax. Ayahnya ini adalah pengrajin alat musik tiup. Adolphe Sax lahir di Dinant, Belgia, pada 6 November 1814.

Penemuan pertamanya berupa perbaikan pada Bass Klarinet dengan meningkatkan keywork akustik dan memperluas jangkauan nada yang lebih rendah dipatenkan pada usia 24 tahun.

Ia pindah secara permanen ke Paris pada tahun 1841 dan mulai mengerjakan instrumen baru yang dipamerkan pada tahun 1844, yakni terompet Valved. Sax mempatenkan ciptaannya itu pada tahun 1846.

Hak paten Sax mencakupi 2 keluarga Saxophone, yaitu keluarga orkestra (in C dan in F) dan keluarga band (in Bb dan in Eb). Sax meninggal pada tahun 1894 di Paris dan dikebumikan di Avenue de Montebello, Cimetière de Montmartre, Paris.

3. Hari Ayah Nasional

Hari Ayah atau Father’s Day memang tak sepopuler Hari Ibu. Tapi, Hari Ayah juga dirayakan hampir di seluruh dunia. Antara lain Amerika, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong. Hari Ayah biasanya dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan.

Tanggal 12 November lalu, Googel Doodle mengganti huruf “O” kedua dengan gambar seorang ayah dengan anaknya, seekor penguin yang mengerami telurnya, seekor serigala yang mengajari anaknya mengaum, dan seekor kucing yang bermain dengan tiga anaknya. Gambar-gambar itu menceritakan perjuangan ayah sebagai pelindung, tulang punggung dan sandaran keluarga.

4. Penemuan Fosil Lucy

Pada 24 November Google Doodle menampilkan gambar seperti manusia purba. Dua huruf “O” diganti dengan penampilan 3 kera. Dimulai dari yang merangkak, agak berdiri dan berdiri tegak. Hari itu adalah penemuan fosil manusia purba yang diberi nama Lucy.

Lucy adalah Hominid (kera besar) dari spesies Australopithecus afarensis, yang tinggal di Ethiopia 3,2 juta tahun yang lalu. Lucy Australopithecus Afarensis juga merupakan species kera besar tertua yang pernah ditemukan. Fosil ini merupakan penemuan Donald Carl Johanson pada tanggal 24 November 1974 di sekitar pulau Hadar, Lembah Awash, Depresi Afar, Ethiopia.

Baca juga:  Nabi Sebut 5 Tumbuhan Ini Berkhasiat Tinggi Obati Penyakit

Memang, meskipun secara ilmiah teori Darwin sudah tumbang dengan berbagai sanggahan, terutama oleh ilmuwan Muslim, Harun Yahya, tetapi teori ini terlanjur dianut kukuh oleh banyak ilmuwan. Mereka belum juga lelah untuk berusaha menemukan bukti bahwa kita memang keturunan kera.

Biarlah, mereka mencari nenek moyangnya sendiri. Hahaha. Kita tetap beriman bahwa manusia adalah keturunan Adam yang sudah berwujud manusia sempurna sejak pertama kali menghuni planet bumi.

5. Hari Guru Nasional

Kalau Anda masih ingat, 25 november kemarin Google Doodle menghadirkan gambar huruf-huruf yang seperti dibuat dari kapur. Ada juga dua tangan, satu besar dan satu kecil, tampak mengerjakan soal persamaan matematika. Ternyata, Google turut merayakan Hari Guru Nasional kita.

Peringatan Hari Guru berbeda-beda di setiap negara. Secara umum, Hari Guru Dunia diperingati tanggal 5 Oktober. Sedang di Indonesia, Hari Guru disesuaikan dengan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yaitu 25 November.

nasrudin maimunKontributor : Nasrudin | Penggemar martabak dan bakso

FB: Nasrudin El-Maimun

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Nasrudin
  • 37
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *