Lima Nilai yang Harus Dijaga Orang yang Belajar Ilmu Agama

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Radikalisme maupun ekstrimisme sedang marak-maraknya di kalangan anak muda. Tak terkecuali para penuntut ilmu di perguruan tinggi islam yang mempelajari syariat.

Menghadapi hal itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kuliah umum dengan tema Moderasi Al Azhar dalam Menghadapi Radikalisme pada Rabu siang (18/9) lalu.

Auditorium Harun Nasution dipenuhi delapan ratusan peserta baik dari UIN maupun luar UIN.

Seluruh audiens mendengarkan Dr. Usamah Al Azhari, penasihat Presiden Republik Arab Mesir, saat menyampaikan kuliahnya dalam bahasa Arab.

Poin paling penting dalam kuliah kali ini adalah sikap berkasih sayang. Jika ingin mengumpamakan islam dalam satu kata, maka itu adalah kasih sayang.

Rasulullah banyak meriwayatkan hadits tentang kasih sayang. Kita sebagai umatnya diajarkan untuk saling berkasih sayang, saling berbagi, dan menjalin silaturahmi antar sesama. Jika kita memiliki sifat tersebut, maka tidak akan terjadi hal-hal yang membahayakan orang seperti radikalisme.

Para penuntut ilmu juga hendaknya mengetahui tujuan mereka menimba ilmu syariat. Mereka harus memahami dan menjaga 5 nilai bagi para penuntut ilmu agama.

Yang pertama adalah ihtiraamul akwan, menghormati sesama di alam semesta.

Dalam surat Al Fatihah, Allah berfirman yang artinya: “dengan menyebut nama Allah yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang. Segala puji bagi Allah tuhan alam semesta.” Allah tidak menyebut ‘Tuhannya kaum muslimin’ melainkan ‘Tuhan alam semesta’.

Baca juga:  Kontra HTI yang Kontra Produktif

Hal ini jelas menunjukkan bahwa Allah mengasihi semua mahluk yang ada di alam semesta. Bukan hanya orang islam ataupun golongan tertentu. Maka kita pun juga harus berkasih sayang terhadap sesama.

Jika seorang penuntut ilmu tahu tujuannya adalah menghormati sesama di alam semesta, mereka tidak akan mungkin membahayakan orang lain. Mereka yang memahami nilai ini akan senantiasa menebar perdamaian dan menjaga silaturahmi antar sesama.

Nilai yang kedua adalah ikraamul insan, memuliakan manusia.

Sesungguhnya Allah telah memuliakan manusia dengan berbagai kemuliaan. Dalam surat Al Israa ayat 70 yang artinya: “Kami telah memuliakan anak cucu Adam.”

Manusia dimuliakan oleh Allah dengan akal dari mahluk lain yang ada di alam semesta. Kita dapat berpikir dan memiliki rasa kasih sayang untuk berbuat baik pada sesama dan menjaga kedamaian.

Yang ketiga adalah hifzhul awthaan, menjaga tanah air.

Seorang yang mengetahui dan memahami nilai ini, mereka tidak akan melakukan sesuatu yang merusak tanah airnya. Mereka akan mencintai dan menjaga tanah airnya dengan ilmu yang dimilikinya.

Allah pun telah memerintahkan kita untuk menjaga tanah air kita dari orang-orang yang melawannya. Bahkan saat akan haji, tapi negeri kita terancam bahaya, maka yang lebih utama adalah menjaga tanah air kita.

Baca juga:  Gaya Khas Kaum Salafi dalam Berbicara dengan Khalayak

Berikutnya adalah ziyaadatul ‘umraan, memajukan peradaban.

Menurut sirah nabi, dalam Alquran ada tiga bagian secara garis besar. Yang pertama adalah ibadah, kemudian penyucian jiwa dengan ahlak, dan yang terakhir adalah perintah.

Dengan perintah inilah seorang penuntut ilmu hendaknya melaksanakan perintah Allah. Maka mereka akan menjalin silaturahmi dengan sesama dan menjaga perdamaian dengan berkasih sayang pada sesama.

Yang terakhir adalah izdiyaadul iman, meningkatkan keimanan.

Dengan pengetahuan agama yang makin bertambah, niscaya keimanan kita terhadap Sang Pencipta pun juga akan bertambah. Seorang yang memiliki keimanan yang kuat akan makin berkasih sayang terhadap sekitarnya dan menjaga perdamaian.

Jika para penuntut ilmu memahami dan menjaga kelima nilai ini, mereka akan semakin memiliki kasih sayang terhadap alam semesta. Radikalisme yang membahayakan kedamaian dan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat pun akan terhindarkan.

2
100 %
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Yasmin Azzuhri

Mahasiswa Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Yasmin Azzuhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close