•  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Cicak. Binatang yang masih tergolong reptil dan biasa kita jumpai di dinding rumah ini kebanyakan dibenci orang. Bagaimana tidak, kotoran cicak yang belang hitam putih itu merupakan benda menjijikkan yang bisa tiba-tiba menempel di badan atau pakaian kita. Atau kadang malah dengan santai cicak buang kotoran dari langit-langit atau tembok, dan mengenai kita.

Penyamaran sempurna hitam-putih kotoran cicak juga membuatnya begitu aman tersembunyi di tempat yang agak gelap. Saat kita melangkah, tahu-tahu ia telah menempel di kaki. Meskipun menjengkelkan, fakta unik tentang cicak yang kita benci itu patut dikuak di sini. Berikut 5 fakta unik terkait cicak:

1. Memutus Ekor Ketika Terancam

Cicak memiliki kemampuan mengelabui pemangsanya dengan cara memutuskan ekor. Ekor cicak yang lepas itu masih bisa bergerak-gerak keras sehingga perhatian binatang pemangsa akan teralihkan. Ini disebut dengan automimi atau mimikri.

2. Sebagai Obat Alternatif

Beberapa tip obat tradisional menyarankan cicak sebagai obat. Ada yang menggunakannya sebagai obat gatal semisal gudik atau kudis. Cicak dikonsumsi setelah dibakar hingga matang. Meskipun sebenarnya cicak termasuk hewan yang tidak halal dikonsumsi umat muslim, tetapi resep ini banyak terbukti, lho. Dalam kondisi darurat, tentu hukumnya bisa menjadi berubah.

3. Warna Kotoran Cicak

Pernah berpikir kenapa kotoran cicak berwarna hitam-putih? Ini bermula dari saluran pembuangan yang dimiliki cicak hanya satu. Saluran kotoran, urine, dan reproduksi, semuanya melalui satu saluran yang disebut kloaka. Warna putih diperoleh dari sisa urin atau kencing berupa garam amoniak. Warna hitam adalah tinja hasil pembuangan kotoran oleh sistem pencernaan.

Baca juga:  Makna di Balik 5 Mitos Peninggalan Sunan Muria

Kenapa urinnya jadi padat? Ini dikarenakan reptil tergolong binatang yang sangat efisien memanfaatkan air. Reptil  jarang sekali melakukan ekskresi (pembuangan sisa) berupa air. Air urin didaur ulang oleh tubuh bisa sampai 4 atau 5 kali. Sehingga urin cicak hanya berupa sisa garam dalam tubuh. Jadilah, ia padat dan keluar bersama tinja.

4. Mitos tentang Cicak

Sebagian orang ada yang menghubungkan cicak dengan mitos. Ada yang mengatakan bahwa kejatuhan cicak merupakan tanda akan terkena sial atau musibah. Entah benar atau tidak, tetapi memang kejutuhan cicak itu menjengkelkan, lebih-lebih kejatuhan kotoran cicak. Haha..

Mengenai mitos, Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda, “Tidak ada ‘adwa (penyakit menular), tidak thiyaroh (merasa sial), tidak ada haamah (burung hantu),” (H.R. Muslim).  Ini artinya, kita tak perlu bahkan tak boleh punya keyakinan bahwa kejatuhan cicak akan mendatangkan sial nantinya.

5. Hewan yang Sunah Dibunuh

Ada hadis Nabi yang menganjurkan kita untuk membunuh cicak. Nabi Muhammad Saw. menggolongkan cicak sebagai binatang kecil yang jahat.  Dari Sa’ad bahwa Nabi Muhammad Saw. memerintahkan untuk membunuh cicak dan beliau menyebutnya fuwaisiq (binatang kecil yang jahat) (H.R. Muslim).

Membunuh cicak juga diiming-imingi pahala, lho. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Siapa yang membunuh cicak dengan sekali pukul maka baginya sekian pahala. Siapa yang membunuhnya pada pukulan kedua, baginya pahala yang lebih rendah dari pertama. Siapa yang membunuh pada pukulan ketiga, baginya pahala lebih rendah dari (orang yang membunuh) pada pukulan kedua,” (H.R. Muslim)

Baca juga:  Ini Bukti Nyata Sumbangan Ilmuwan Muslim pada Peradaban Dunia

Kita mungkin akan menyangka, “kejahatan” cicak itu karena kotorannya yang menjengkelkan itu. Tetapi ada fakta unik dalam Fath al-Bari, 6/395,  yang menyebut bahwa diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad, Aisyah r.a. berkata, “Sungguh, ketika Nabi Ibrahim dimasukkan ke api, maka semua jenis hewan di bumi berusaha memadamkan api kecuali cicak. Cicak itu justru meniup api agar membesar. Hal itulah yang membuat Nabi Muhammad Saw. memerintahkan agar membunuh cicak.”

nasrudin maimun

Kontributor : Nasrudin | Penulis tetap DatDut.Com

FB: Nasrudin El-Maimun

 

Komentar

Nasrudin