Kabau Sirah, Tradisi Unik Lebaran di Minangkabau

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Setiap orang merayakan Idul Fitri dengan caranya masing-masing. Ada yang pergi mengunjungi saudara untuk bersilaturahim. Ada yang saling berbagi makanan dengan tetangga. Ada yang menyambut hari raya dengan membeli mobil baru sebagai pertanda kalau hari raya sudah datang. Namun pada hakikatnya hari raya adalah hari untuk kita kembali kepada fitrah kita.

Di satu daerah minangkabau, tepatnya di kecamatan Sintoga kabupaten Padang Pariaman, masyarakatnya merayakan hari raya dengan cara yang unik dan khas. Idul fitri dengan menyembelih kerbau. Kebiasaan inilah yang biasa populer dengan sebutan “kabau sirah”.

Menurut masyarakat di sana, kurang lengkap rasanya kalau tidak menyembelih kerbau. Penyembelihan ini dilaksanakan secara berkelompok. Kelompok ini dibentuk berdasarkan surau suku masing-masing. Setiap surau ada yang menyembelih seekor atau dua ekor sapi tergantung banyak jamaahnya.

Baca juga:  Makna Sakinah, Mawadah, dan Rahmah Menurut Dr. Moch. Syarif Hidayatullah

Uniknya lagi penyembelihan kerbau ini hanya dilakukan hari raya Idul Fitri saja. Saat Idul Adha justru bukan kerbau yang disembelih, tetapi sapi. Karena mereka biasanya yang jadi hewan kurban adalah sapi.

Kerbau atau sapi inilah yang kemudian dimasak menjadi rendang. Karenanya, rendang akan sangat mudah ditemukan hidangannya pada saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Maka, kalau ingin menikmati rendang asli dan gratis, datanglah ke Padang saat hari raya seperti ini.

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Insan Kamil

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berasal dari Padang Pariaman Sumatera Barat.
Insan Kamil
Close