• 15
  •  
  •  
  •  
    15
    Shares

DatDut.Com – Di suatu negeri hiduplah seorang ibu bersama dengan seorang putrinya.  Suatu ketika si ibu melanggar peraturan negeri itu. Karena itu, si ibu dihadapkan ke meja hijau untuk mempertangungjawabkan kesalahannya.

Dalam persidangan, hakim memutuskan bahwa si ibu bersalah dan dihukum dengan hukuman mati. Bentuk hukuman matinya adalah dengan menjebloskan ibu itu ke penjara tanpa diberi makan sedikit pun.

Tentu saja si ibu sangat sedih menerima keputusan pengadilan yang menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Kesedihannya semakin bertambah karena dia harus berpisah dengan putrinya. Terbayang bagaimana kehidupan putrinya nanti dan siapa yang akan mengasuhnya.

Meski demikian, dia berusaha menjalani hukuman itu dengan tabah. Baginya, ini merupakan suratan takdir yang harus dijalani. Tak heran, sejak keputusan pengadilan dijatuhkan, si ibu langsung dijebloskan ke penjara.

Baca juga:  Meski Diperlakukan Tak Nyaman, Para Ulama Besar Ini Memilih Mengalah

Meski si ibu dijebloskan ke penjara, petugas penjara masih memberikan izin kepada putrinya tersebut untuk menjenguknya. Dengan catatan, putrinya itu tidak diperkenankan membawa makanan.

Anehnya, meski sudah dijebloskan ke penjara selama beberapa hari tanpa diberi makan sama sekali, ibu itu masih tetap hidup. Hal itu membuat petugas penjara curiga, jangan-jangan putrinya memberinya makan tanpa sepengetahuan petugas.

Untuk itu, ketika putrinya datang menjenguk ibunya di penjara, diam-diam petugas penjara mengintai apa yang dilakukan putrinya itu terhadap ibunya sehingga bisa bertahan hidup. Petugas yang mengintai seakan tidak percaya dengan apa yang disaksikan di dalam penjara. Ternyata, putrinya itu menyusui ibunya.

Segera petugas penjara itu melaporkan kejadian tersebut kepada raja. Mendengar laporan tersebut, raja tersentuh dengan apa yang dilakukan oleh si putri terhadap ibunya di penjara. Akhirnya, raja memutuskan untuk membebaskan perempuan tua itu.

Baca juga:  Jangan Berani pada Ibu! Ini 5 Kisah Anak Durhaka dari Berbagai Negara

(Disarikan dari buku Ada Surga di Tapak Kaki Ibu karya Mokh Syaiful Bakhri).

Komentar

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi
  •  
    15
    Shares
  • 15
  •  
  •  

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.