Ketika Ustaz HTI Didandani dan Dijuluki sebagai Ulama Aswaja

0 0
  • 99
  •  
  •  
  •  
    99
    Shares

Dibaca: 401

Waktu Baca1 Menit, 54 Detik

DatDut.Com – HTI memberi nama Aswaja pada kegiatan-kegiatannya, juga forum umat Islam, aliasin habaib, dan berdandan ala ulama al-Azhar.

Namun demikian, strategi itu cenderung menghalalkan segala cara. Sebagai contoh, dandanan ulama Al Azhar, padahal yang didandani bukan alumni Al Azhar Mesir.

Melabeli kegiatan dengan Ahlussunnah wal Jamaah, padahal pendirinya sendiri berideologi dan berteologi berbeda dengan akidah umumnya ulama Ahlussunnah wal Jamaah.

Dan, yang paling sulit diterima adalah mereka melabeli kegiatan mereka sebagai Aswaja, padahal Aswaja itu isttilah identik dengan NU.

Beberapa minggu belakangan ini HTI gencar sekali mempropagandakan pembebasan Ali Baharsyah yang terciduk Bareskrim Mabes Polri akibat ujaran kebencian dan koleksi video amoral.

Dalam propaganda yang disebar, ditampilkanlah beberapa orang dengan dandanan ala ulama, padahal tidak dikenal sebagai ulama bahkan di lingkungannya.

Yang paling lucu, ada sebagiannya didandani sedemikian rupa lalu diberi gelar “ulama Aswaja”. Sungguh menggelikan dan sekaligus memalukan. Penipuan yang sempurna dan memuakkan. Jualan khilafah, tapi minus akhlak karimah.

Baca juga:  Ajak Orang di Sekitar Anda untuk Tobat dan Keluar dari Khilafah ala HT/HTI

Atas keprihatinan itu, Ust. Dr. Syarif Hade memprotes keras strategi dan propaganda yang jahat tersebut. Berikut postingan Ust. Dr. Syarif Hade di akun acebooknya:

– Ulama di Pasuruan –

Saya asli Pasuruan dan keluarga saya juga lengkap di Pasuruan. Saya tak pernah mendengar di Pasuruan ada ulama yang bernama Gus Rohibni.

Di Pasuruan ulama harus punya pesantren, bisa baca kitab kuning, punya santri, punya pengajian rutin, dan jamaahnya banyak.

Di Pasuruan sekadar pakai jubah, serban, dan pakaian “kebesaran” lainnya tak pernah jadi alat ukur seseorang dilabeli ulama. Soalnya tukang togel dan bandar narkoba ada yang baju kebesarannya seperti ini.

Nah, ini orang-orang HTI kok gampang sekali mengulamakan dan melabeli ulama seseorang. Apa serendah itu standarnya? Ulama Aswaja itu gelar yang tinggi lho.

Apa mau menipu umat? Cita-citanya sih seolah-olah mulia, tapi caranya kok rendah gini. Apa gak tahu hadis Nabi, “Orang yang menipu kita (umat Islam), maka tak lagi masuk golongan kita.” (HR Muslim).

Baca juga:  Benarkah Pokemon Punya Arti 'Aku Yahudi' dalam Bahasa Syiria?

Saya sudah memperhatikan modus begini dilakukan oleh HTI beberapa waktu belakangan. Ini jelas penipuan. Kalau mereka menyangkal ini, saya minta mereka mengirim alamat lengkap Gus Rohibni ini biar nanti akan dicek oleh tim saya benar tidak ybs ini ulama atau cuma “ulama-ulamaan” yang sedang diperalat.

Terakhir, hentikan modus seperti ini. Hentikan menipu umat. Hentikan menghalalkan segala cara. Islam tak pernah membolehkan menipu, apalagi kalau ini dikaitkan dg persoalan agama.

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Redaksi
  • 99
    Shares

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *