Ketika Seorang Ulama Wafat

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.com-Betapa pilunya hati ini tatkala mendengar berita wafatnya seorang ulama. Terlebih, apabila beliau adalah ulama yang benar-benar ulama.

Ulama yang wejangannya selalu menentramkan kalbu, dan ketidakhadirannya selalu menghadirkan rindu.

Bersama dengan wafatnya ulama, berarti Allah SWT juga telah mulai mengangkat ilmu dari para hambanya.

Karena tatkala para ulama telah tiada, maka orang-orang akan bertanya mengenai suatu hukum kepada orang bodoh. Tentu, orang bodoh akan berfatwa tanpa dilandasi oleh keilmuan yang mumpuni.

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya Allah SWT tidak mengangkat ilmu dengan sekali cabut dari hambanya, melainkan Allah mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama.

Ketika tak tersisa satu ulama pun, manusia akan merujuk pada orang-orang bodoh. Mereka bertanya, maka orang bodoh itu berfatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan”.

Baca juga:  Ini Tradisi dan Keunikan dalam Perayaan Idul Adha

Maka tak aneh bila mana kita sering mendengar ungkapan “kematian orang alim adalah kematian dunia”.

Tanpa sosok ulama, kita akan kehilangan arah dalam meniti kehidupan sehingga kita cenderung berbuat kesalahan karena kebodohan kita, tanpa ada yang mengingatkan atau memberi arahan.

Tentu, kita semua mengetahui bahwasanya para ulama juga termasuk makhluk Allah yang bernyawa dan setiap yang bernyawa kelak akan merasakan kematian.

Kendatipun demikian, bukan berarti kita harus berpangku tangan dan pasrah atas hilangnya ilmu karena wafatnya seorang ulama.

Mengutip kata dari salah satu musisi ternama Indonesia bahwa “yang patah tumbuh yang hilang kan berganti”.

Tugas kita adalah belajar dan terus belajar dengan tekun agar kelak kita bisa meneruskan langkah dan perjuangan beliau-beliau dalam melestarikan ilmu dan mengajarkannya kepada masyarakat awam.

Baca juga:  Dari yang Religi hingga Komersil, Ini 5 Fenomena Rutin Jelang Ramadan

Semoga Allah kan selalu meridai iktikad baik hambanya dalam menuntut ilmu kemudian menuntun mereka ke jalan yang benar sesuai ajaran Al-Quran dan Sunah Nabi.

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

M. Afzainizam

Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
M. Afzainizam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close