Banyak Ketidakadilan, Syarif Hade Protes Kenapa Selalu Umat Islam yang Dipersalahkan

  • 15
  •  
  •  
  •  
    15
    Shares

DatDut.Com – Dua dekade belakangan ini umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, selalu jadi bulan-bulanan opini yang disebarkan oleh media-media prapagandis yang tujuannya menyerang dan memojokkan umat Islam. Kalau ada kejadian pengeboman, pasti harus umat Islam yang dipersalahkan. Kalau ada peristiwa kekerasaan, pasti umat Islam yang dianggap penyebabnya. Pendeknya, semua yang jelek-jelek pasti dialamatkan pada umat Islam.

Anehnya, ada sebagian Muslim yang ikut-ikutan menyerang saudara sendiri. Bukannya membela, mereka malah berkoar-koar “Islam tak perlu dibela”.  Sungguh ketidakadilan dan kepicikan cara berpikir yang akut. Inilah yang menyebabkan sastrawan Syarif Hade menulis puisi yang diberinya judul “Kenapa Harus Muslim”.

Baca juga:  Kepada Murid yang Tak Hormat pada Guru, Syarif Hade Menulis Puisi Ini

Kenapa yang dituduh teroris
Harus Muslim?

Kenapa yang dicap radikal
Harus Muslim?

Kenapa yang diberitakan korupsinya
Harus Muslim?

Kenapa yang disebut intoleran
Harus Muslim?

Kenapa yang diledek sumbu pendek
Harus Muslim?

Kenapa yang dilarang-larang jadi pemimpin
Harus Muslim?

Kenapa yang langsung dipenjarakan setelah jadi tersangka
Harus Muslim?

Kenapa yang tak boleh menuntut haknya
Harus Muslim?

Kenapa yang dilarang memperjuangkan haknya
Harus Muslim?

Kenapa yang gak boleh demo
Harus Muslim?

Kenapa yang gak boleh menunjukkan identitas agamanya
Harus Muslim?

Kenapa yang dibenci menjalankan syariat agamanya
Harus Muslim?

Kenapa yang gak boleh marah kalau agamanya dihina
Harus Muslim?

Kenapa yang dibatasi gerak-geriknya
Harus Muslim?

Kenapa yang diblokir medianya
Harus Muslim?

Kenapa yang dituduh tukang fitnah
Harus Muslim?

Kenapa yang dilabeli warga dunia kelas dua-tiga
Harus Muslim?

Kenapa yang dituduh sok suci
Harus Muslim?

Kenapa semua tuduhan yang jelek-jelek
Harus Muslim?

Kenapa semua ketidakadilan ini
Harus Muslim yang menanggungnya?

Jawabalah dengan cinta dan keadilan

Komentar

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *