Jangan Dulu Nyiyir pada Polisi Soal Bom Panci dari Bekasi dan Ngawi sebelum Tahu Bahayanya

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Beberapa hari terakhir, menyusul tertangkapnya calon “pengantin” bom di Bekasi, beredar analisis dari pihak yang menertawakan kinerja kepolisian.

Analisis cantik dengan mengajukan berbagai fakta pendukung tersebut dijadikan bahan oleh banyak orang untuk membully Polri, melecehkan, hingga menuduh bahwa penangkapan teroris adalah pengalihan isu.

Bermula dari salah tulis dalam beberapa media, banyak yang salah paham dengan penyebutan kata bom panci. Yang terlintas dalam benak banyak orang adalah panci masak ataupun rice coocker.

Beberapa media terlanjur menulis berita sebagai panci rice coocker. Faktanya, salah satu foto yang diberitakan DetikNews menampakkan bahwa yang benar adalah bom panci presto atau pressure cooker.

Berdasarkan berbagai referensi dan berita ledakan bom panci presto di berbagai penjuru dunia, berikut ini 4 hal yang harus kita tahu soal bom panci presto.

[nextpage title=”1. Daya Ledak Bom Panci”]

1. Daya Ledak Bom Panci

Seperti dilansir DetikNews, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan bahwa bom panci Bekasi yang berbobot 3 kg bila meledak, maka radius 300 meter akan hancur semua.

Bila dinyalakan maka kecepatannya 4000 km/jam. Pada poin inilah banyak orang yang nyinyir dan menertawakan Polri. Menganggap Polri terlalu membesar-besarkan berita.

Memahami ungkapan Humas Polda Metro Jaya tersebut, ada baiknya Anda menonton sebuah video uji coba ledakan bom panci di Amerika yang diliput CNN di sini.

Pernyataan Polri bahwa radius 300 m bisa hancur bukanlah tanpa dasar. Ini jika tidak dimaknai sebagai hancur tanpa bentuk, tapi hancur dalam arti luka parah, bangunan rusak (meskipun tidak roboh).

Karena faktanya, NCTC (The National Counter Terrorism Center) Amerika dalam web.archive.org menetapakan standar jarak teraman dari ledakan bom pipa dengan berat 2,5 kg adalah 366 m, dan jarak wajib evakuasi (Mandatory Evacuation Distance) 21 m. Ini untuk bom pipa, sedangkan bom panci presto Bekasi beratnya 3 kg.

Fakta lainnya, peledakan bom panci di TKP oleh Tim Gegana menyebabkan dua ruang dari rumah kos yang ditempati oleh wanita terduga teroris mengalami rusak parah. Padahal polisi telah menerapkan SOP dengan menggunakan peredam bom, seperti dilansir liputan6.com.

Diberitakan bahwa pemilik kos mendatangi kantor Polda Metro Jaya untuk meminta ganti rugi dan kepolisian siap mengganti kerugian atas kerusakan tersebut.

Baca juga:  Ini 5 Fakta yang Mengungkap Kebenaran Lengan Robot Bli Tawan, The Iron Man From Bali

Sebagaimana dilansir CNN, bom Bekasi dirakit di Ngawi Jawa Timur dan berjenis TATP. Menurut combat-terror.com, bom jenis ini dikenal juga dengan julukan Mother of Satan. Termasuk bahan peledak yang digemari para teroris dan dihindari pemakaiannya oleh militer.

[nextpage title=”2. Bom Panci Berkecepatan 4000 Km/Jam?”]

2. Bom Panci Berkecepatan 4000 Km/Jam?

Daya luncur yang disebutkan oleh Humas Polda Metro Jaya dengan angka 4000 km/jam dianggap terlalu bombastis. Faktanya, daya luncur tersebut bukanlah membesar-besarkan data.

Menurut Wikipedia, Explosive velocity (Kecepatan ledakan) yang disebut juga kecepatan detonasi merupakan gelombang kejut yang dihasilkan melalui bahan peledak yang diledakkan. Dan, untuk peledak jenis TATP sendiri menghasilkan kecepatan detonasi sebesar 5.300 m/detik.

Jika melihat pernyataan bahwa bom panci presto berkecepatan 4000 km/jam yang artinya sama dengan 1000 m/detik, maka ungkapan Humas Polda Metro Jaya tidaklah berlebihan karena kecepatan detonasi TATP sendiri adalah 5.300 m/detik.

Di sisi lain, ciri khas bom rakitan para pelaku bom bunuh diri adalah mengisikan berbagai material serpihan ke dalam bom. Jadi, kalaupun ledakan yang dihasilkan dari sebuah bom panci tidak mampu menghancur leburkan benda dalam radius 300 m, maka sebaran material serpihan seperti paku, baut, mur dan beling itulah yang pasti mempunyai daya rusak dan daya bunuh.

[nextpage title=”3. Fakta Keunggulan TATP dalam Bom Panci Presto”]

3. Fakta Keunggulan TATP dalam Bom Panci Presto

Menurut combat-terror.com, bom dengan bahan TATP telah digunakan kelompok-kelompok teroris sejak 1980-an hingga kini. Hal ini tak lepas dari beberapa keunggulan TATP daripada TNT.

Keunggulannya antara lain tidak mudah terdeteksi oleh detektor maupun anjing pelacak karena berbentuk butiran seperti kristal. Selain itu bahan-bahan untuk membuat bom jenis ini mudah didapat.

Sebagai contoh, diberitakan oleh Tempo, bom di Mall Alam Sutra oleh Wisnu Kumala pada Juli-Oktober 2015 yang menurut Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Tito Karnavian juga berjenis TATP dan terbuat dari bahan yang mudah ditemukan, misalnya tiner.

Keunggulan lain bom jenis TATP adalah mudah meledak tanpa perlu detonator atau pemicu. Cukup dengan suhu panas, maka bom bisa meledak.

4. Ledakan Bom Panci Presto di berbagai Penjuru Dunia

Fakta membuktikan bahwa penggunaan bom panci presto bukan pertama kalinya. Di berbagai penjuru dunia, bom sejenis telah mulai dipergunakan sejak 2002. Rentetan peristiwa bom panci dapat Anda baca selengkapnya di Wikipedia.

Sebagian peristiwa bom panci presto misalnya, antara 2002 hingga 2004 bom panci presto telah digunakan dalam berbagai teror dan serangan di Afghanistan, India dan Pakistan.

Baca juga:  Jangan Cuma Uninstall Aplikasi Ojek Online! Hindari Juga Tokoh Publik Pendukung Penista

Pada Juli 2006, ledakan bom panci presto dalam kereta api di Mumbai, India, menewaskan 209 orang dan melukai 714 orang.

Bom mobil yang gagal meledak di Times Square, Amerika pada Mei 2010 juga menggunakan panci presto sebagai bomnya.

Di Pakistan, pada Maret 2010, enam karyawan dari World Vision International tewas oleh bom panci presto yang menggunakan detonator.

Pada 15 April 2013, dua bom panci presto yang disimpan dalam ransel diletakkan dekat garis finish lomba maraton Boston. Bom itu meledak sekitar pukul 14.49 dan menewaskan 3 orang serta melukai lebih dari 260 orang.

Pada 17 September 2016, ledakan di Manhattan, New York, melukai 29 sipil. Setelah diselidiki asal-usulnya, ternyata  ledakan itu dihasilkan oleh sebuah bom panci presto.

Melihat peristiwa-peristiwa di atas, masihkah bom panci presto bekasi layak dijadikan lelucon hingga tertawa terguling-guling?

Nah, itulah 4 fakta yang wajib Anda tahu terkait bom panci presto yang akhir-akhir ini dipelintir menjadi panci masak. Tulisan ini masih mungkin kurang akurat dan salah data. Namun setidaknya mencoba menghargai kerja aparat yang berhasil mencegah pengeboman yang nyaris bersamaan di berbagai negara.

Bagi Anda yang selalu nyinyir terhadap aparat, menuduhnya sebagai pengalihan isu, haqqul yaqin jika keluarga Anda yang jadi korban, tak mungkin Anda kuasa berucap, “Ini adalah pengalihan isu.”

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Nasrudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close