Jangan Buru-buru Menyalahkan Amalan Hasil Ijtihad

Pin It

DatDut.Com – Mungkin kurang bijak bila ada orang yang menyalahkan (apalagi membidahkan) amaliah hasil ijtihad seperti peringatan maulid, perayaan isra mikraj, dan rangkaian kegiatan pada malam nishfu Sya’ban. Karena mereka yang mengamalkannya juga punya dalil dalam bingkai ijtihad.

Apalagi kadang orang yang kerap menyalahkan itu juga tanpa sadar melakukan amaliah-amaliah yang sebetulnya juga tak ada dalil sharihnya dari Alquran dan Hadis.

Sebagai contoh: mengadakan serangkaian kegiatan memperingati tahun baru hijriah, mengadakan kegiatan tarhib Ramadan, dan mengadakan lomba tahfizh Alquran. Itu semua tak ada dalilnya dan mereka melakukan itu juga dalam bingkai amal ijtihadi.

Maka, apabila ada amal yang tidak disetujui, jangan buru-buru disalah-salahkan (apalagi dibidah-bidahkan).

Baca juga:  Benarkah Orang yang Simpati pada FPI dan Masih Salafi Itu Karena Kurang Baca?

Kalau memang mau seperti itu, lakukan tarjih antardalil lebih dulu. Pahami argumen dan alasan orang yang melakukannya.

Dan, jangan buru-buru disampaikan ke masyarakat awam ketika tidak setuju, apalagi buru-buru disebar di medsos atau di-youtube-kan, karena itu akan menimbulkan kekacauan dan kebingungan di masyarakat.

Moch. Syarif Hidayatullah

Moch. Syarif Hidayatullah

Pegiat dunia literasi dan penerjemahan. Pengkaji hadis, linguistik, naskah klasik, dan wacana media. Pengajar di Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora. Ketua Program Studi Tarjamah FAH UIN Syarif Hidayatullah. Doktor Filologi Islam dan Analisis Wacana.
Moch. Syarif Hidayatullah

Post Author: Moch. Syarif Hidayatullah

Pegiat dunia literasi dan penerjemahan. Pengkaji hadis, linguistik, naskah klasik, dan wacana media. Pengajar di Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora. Ketua Program Studi Tarjamah FAH UIN Syarif Hidayatullah. Doktor Filologi Islam dan Analisis Wacana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *