Memusuhi Radikalisme, Jangan Benci Arab Saudi

Pin It

DatDut.Com – Jangan membenci Arab Saudi gara-gara Anda sedang membenci orang yang Anda sebut salafi-wahabi. Kalau benar semua orang salafi-wahabi seperti orang yang Anda benci, kenapa banyak tokoh di negeri ini yang Anda sebut moderat justru alumni Saudi.

Untuk menyebut beberapa nama, Prof. Dr. K.H. Sa’id Aqil Siradj yang dituduh Syiah dan liberal, alumni Saudi. Prof. Dr. Sayyid Aqil Munawwar juga alumni Saudi. Almarhum Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub juga alumni Saudi. Dr. Hidayat Nur Wahid pun alumni Saudi.

Bahwa ada alumni Saudi yang Anda benci, ya jangan pukul rata semua alumni Saudi, apalagi Anda membenci negara Saudi. Hati-hati lho nanti malah benci Kakbah, Masjidilharam, dan Nabi.

Baca juga:  Dr. Taufiq Ramadhan al-Buthi: Konflik Suriah Bukan Konflik Sektarian, tapi Ada Agenda Barat Lewat ISIS

Waktu sempat belajar sebentar di Universitas Umm Al-Qura, saya ketemu banyak sekali dosennya yang orang Saudi, berpikiran terbuka, tidak egois, tidak arogan, dan mau berdiskusi. Ini beda sekali dengan asumsi saya waktu sebelum belajar di Mekah.

Kesimpulan saya, kalau ada orang salafi-wahabi yang kaku dan keras, biasanya bukan dari kampus. Kalau yang dari kampus, justru sangat ilmiah dan menghormati perbedaan. Ya, sama dengan di sini. Yang galak-galak itu kan kebanyakannya bukan yang dari kampus.

Moch. Syarif Hidayatullah

Moch. Syarif Hidayatullah

Pegiat dunia literasi dan penerjemahan. Pengkaji hadis, linguistik, naskah klasik, dan wacana media. Pengajar di Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora. Ketua Program Studi Tarjamah FAH UIN Syarif Hidayatullah. Doktor Filologi Islam dan Analisis Wacana.
Moch. Syarif Hidayatullah

Post Author: Moch. Syarif Hidayatullah

Pegiat dunia literasi dan penerjemahan. Pengkaji hadis, linguistik, naskah klasik, dan wacana media. Pengajar di Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora. Ketua Program Studi Tarjamah FAH UIN Syarif Hidayatullah. Doktor Filologi Islam dan Analisis Wacana.

2 thoughts on “Memusuhi Radikalisme, Jangan Benci Arab Saudi

    Muhas

    (6 Juni 2017 - 17:46)

    Betul setuju.

    bondan kkpi

    (3 Juni 2017 - 08:21)

    Bismillah…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *