Ini Tipe Mahasiswa Sekarang, Kamu yang Mana?

  • 4
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

DatDut.Com – Sebentar lagi di beberapa kampus sedang ramai pengenalan dan orientasi kehidupan kamus bagi mahasiswa baru (Maba).

Tentunya di saat ini pula mereka mulai beradaptasi dan belajar mencari kesibukan selama menyandang status mahasiswa.

Di awal-awal menyandang status mahasiswa, di saat yang bersamaan pula, sesungguhnya mereka tengah mencari jati diri mereka.

Bagi Maba, perlu sekali mengetahui tipe-tipe mahasiswa agar dia bisa menentukan arah mau jadi mahasiswa seperti apa dirinya. Yuk, baca uraian mengenai 5 tipe mahasiswa berikut ini:

1. Mahasiswa Kupu-kupu

Mahasiswa tipe ini bisa disebut juga dengan tipe mahasiswa akademis. Mereka fokus dengan perkuliahan mereka dan berambisi mengejar kelulusannya.

Biasanya, mahasiswa tipe ini melakukan aktivitas rutinnya yakni kuliah-pulang, kuliah-pulang (kupu-kupu).

Setelah selesai perkuliahan, biasanya mereka langsung pulang ke kos, kontrakan atau rumah sendiri.

Mereka tidak begitu peduli dengan masalah organisasi baik intra maupun ekstra kampus.

Namun sayangnya, apabila aktivitas ini terus-menerus dilakukan sedari awal mahasiswa baru hingga mereka diwisuda.

Hal ini menjadikan mereka kurang pergaulan (kuper, minim networking, link) dan minim wawasan, sehingga akan menyusahkan mereka melangkah ke depannya.

2. Mahasiswa Kura-kura

Ada juga mereka yang bertipikal kura-kura yaitu kuliah-rapat, kuliah rapat. Mahasiswa tipe ini juga bisa disebut mahasiswa aktivis.

Mereka begitu intens dengan keorganisasian yang digelutinya. Sebagian mereka beranggapan bahwa menyandang sebagai mahasiswa aktivis ini memiliki prestise tersendiri, yang jarang dimiliki mahasiswa pada umumnya.

Baca juga:  UIN Jakarta Tempati Universitas Terbaik di Indonesia

Tapi tak sedikit pula, hanya sibuk dengan organisasinya, lantas melewatkan perkuliahannya begitu saja. Hingga banyak yang tidak masuk kuliah dengan alasan sedang rapat, meeting, dan lain sebagainya.

3. Mahasiswa Kunang-Kunang

Biasanya mahasiswa tipe ini yang paling banyak di kampus-kampus di Indonesia umumnya bahkan di dunia, yaitu kuliah nangkring-kuliah nangkring (kunang-kunang).

Dapat dibuktikan lho? Lihat aja di kampus-kampus di sekitarmu. Mahasiswa tipe ini bukan kupu-kupu bukan juga kura-kura, tapi mahasiswa tipe ini kerjanya nongkrong di kampus, kantin, warkop dan tempat-tempat lainnya.

Aktivitas yang biasa dilakukan mahasiswa tipe ini mulai dari ngobrol-ngobrol, nyanyi-nyanyi, nongkrong-nongkrong, bahkan biasanya sambil godain cewek-cewek atau cowok-cowok.

Mahasiswa tipe ini sering juga disebut sebagai mahasiswa hedonis, yaitu mahasiswa yang kerjanya senang-senang, foya-foya dan shoping sana sini.

4. Mahasiswa Kusir Kuda

Di beberapa kampus, ada juga mahasiswa yang bertipikal kusir kuda (kuliah-naksir, kuliah-kandas). Sebagian mereka melakukan pengembaraan dan perjuangan dalam mencari cintanya di kampus.

Ada yang ngedate sama pacar di kantin sambil pesan minuman dan makanan. Kalau dipiki-pikir lebih mendalam, justru malah hal ini menyebabkan kantong sebagian mahasiswa kandas alias terkuras.

Mungkin bagi mereka yang berkantong dan dompet tebal, hal ini biasa-biasa saja tidak berdampak pada keuangan mereka.

Ada yang mengedate dengan pacarnya di perpustakaan kampus. Hingga sebagian mereka menyebutnya dengan pacaran ilmiah. Mereka ngedate sambil berbincang-bincang dan baca buku di perpustakaan kampus.

Baca juga:  Masih Menuduh UIN Sarang Liberal? Baca 5 Fakta Ini!

Saya tidak tahu pastinya, apa yang diobrolkan mereka dan buku apa yang mereka baca sambil ngedate dengan pacar mereka.

Karena sibuk mengembara mencari cintanya, tidak sedikit pula diantara mereka yang gagal dalam kampusnya, kuliah ditinggalkan begitu saja. Akhiranya kuliah dan studinya kandas di tengah jalan.

5. Mahasiswa Kutu-kutu

Tipe mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah-ngerjain tugas. Mereka sangat antusias dalam mengerjakan tugas-tugas perkuliahan.

Sangat intens dengan IPK-nya, target sidang atau munaqasyahnya. Tipe ini lebih berorentasi pada akademik.

Biasanya kuliahnya dipatok dengan IPK yang tinggi, misalnya upto 3.50 atau lainnya.

Wawasannya sih, kemungkinan lebih luas dibanding dengan tipe mahasiswa kupu-kupu, sebab besar kemungkinan mahasiswa tipe kutu-kutu ini akrab dengan perpustakaan dan literatur lainnya.

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Toni Pransiska

Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Saat ini sedang menyelesaikan program doktor di kampus yang sama.
Toni Pransiska
  •  
    4
    Shares
  • 4
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close