Ini Tip Bedakan Trayek Angkutan Umum bagi Low Vision

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Berbeda dengan tunanetra, penyandang low vision masih memiliki sisa penglihatan walau sedikit. Secara kasat mata pun mereka bisa beraktivitas layaknya orang berpenglihatan awas.

Dalam kehidupan sehari-hari, mereka pun tak jarang menghadapi kesulitan karena terbatasnya penglihatan. Salah satunya saat akan menggunakan angkutan umum seperti angkot dan bus kota.

Beberapa angkot maupun bus mungkin sudah memiliki warna tersendiri. Namun, tak jarang pula ada yang berwarna sama meskipun berbeda trayek.

Nah, untuk mengatasi kesulitan tersebut, ikuti lima tips ini untuk mengetahui nomor dan trayek angkutan umum bagi kawan penyandang low vision!

1. Gunakan teropongmu

Teropong adalah alat bantu lihat yang cukup umum di kalangan penyandang low vision.

Cara ini sebenarnya paling sulit dilakukan di jalan. Karena saat kendaraan bergerak, kita pun kesulitan memfokuskan lensa pada teropong.

Tapi jika kendaraan sedang berjalan perlahan di kemacetan, mungkin cara ini bisa dipakai.

2. Pakai kamera ponsel

Cara yang satu ini juga biasa digunakan kawan low vision untuk melihat jarak jauh. Melakukan pembesaran gambar dengan kamera ponsel atau aplikasi lup digital sangat memungkinkan untuk membantu melihat sesuatu.

Baca juga:  ‚ÄčLakukan Ini agar Ginjal Tetap Sehat

Namun, jika kendaraan melaju terlalu kencang, lagi-lagi cara ini kurang efektif untuk digunakan. Karena jika kendaraan bergerak terlalu cepat, hasil foto atau fokus kamera juga akan terganggu.

3. Dengarkan suara kondektur

Saat kita berdiri di pemberhentian bus atau halte, biasanya akan banyak kendaraan umum yang melambat sejenak dan menawarkan tumpangan, saat itulah kita bisa tau dengan benar trayek angkutan tersebut.

4. Bertanya pada orang sekitar

Keterbatasan penglihatan bukan berarti membatasi ruang gerak kita. Kita pun harus berusaha mengatasinya dengan berbagai cara.

Seperti ucapan pepatah ‘malu bertanya, sesat di jalan’, kita tidak boleh sungkan untuk bertanya pada orang sekitar. Yakinlah jika banyak orang baik di sekitar kita yang akan membantu.

5. Bertanya pada sopir atau kondektur

Saat di sekitar tidak ada orang yang bisa ditanyai, maka ini adalah cara paling akhir yang dapat dilakukan. Memberhentikan angkutan umum dan langsung bertanya.

Baca juga:  Agar Ilmu yang Didapat Jadi Berkah bagi Hidupmu, Ini 8 Cara Mendapatkannya

Bagaimana kalau ternyata itu bukan angkutan yang dicari? Ya, bertanyalah tentang angkutan yang dicari pada sopir atau kondekturnya.

Jangan khawatir sang sopir marah karena kita memberhentikannya secara asal. Gunakan bahasa yang sopan supaya tidak mengganggu kenyamanannya.

Kalaupun memang dimarahi atau mendapat reaksi yang tidak baik, ya biarkan saja. Bukankah kita memang harus bersabar saat mendengar ucapan yang tidak biasa?

Dalam menjalani keseharian, mungkin kita akan mengalami banyak kesulitan. Jangan menyerah saat menghadapi rintangan-rintangan itu! Kita harus terus berjuang untuk melaluinya.

Karena jika kita menyerah terlalu cepat maka kita akan kalah sebelum berperang. Tetap semangat menghadapi hidup dan berjalan menuju kesuksesan!

1
%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Yasmin Azzuhri

Mahasiswa Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Yasmin Azzuhri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close