•  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Beberapa hari terakhir ini media sosial dihebohkan dengan sosok Syekh Al-Arifi. Kabarnya dia diundang ceramah di Masjid Istiqlal Jakarta yang akan diselenggarakan pada Minggu (17/01/16).

Selain itu, beberapa tokoh Indonesia seperti Arifin Ilham (Pemimpin Majelis Az-Zikra), Dr. Khalid Basalamah (Pemilik Wesal TV), Habib Ahmad Al-Kaff (Dai), akan menjadi pembicara dalam acara Tablig Akbar Ahlussunnah Indonesia Bersatu.

Kedatangan Syekh ini ditolak sebagian kalangan masyarakat. Mengapa demikian? Ini 5 pandangan media Arab terkait sosok Syekh Al-Arifi, baik yang pro maupun kontra:

1. Annahar.com

Media ini berpusat di Arab Saudi. Dalam salah satu beritanya, situs ini merilis beritas terkait Al-Arifi dengan judul “Maroko Larang Syekh Arifi Sang Teroris demi Keamanan Nasional”.

Al-Arifi dalam banyak ceramahnya menganjurkan berpartisipasi perang di Irak dan Suriah. Atas dasar ini, Al-Arifi dilarang ceramah di Maroko.

2. Chouftv.ma

Situs online ini bermarkas di Maroko. Salah satu berita yang diliris Chouftv.ma berjudul “Syekh al-Fazazi Menyambut Al-Arifi, Kawan Terosrisnya”. Syekh al-Fazzazi merupakan salah satu tokoh salafi, sahabat Al-Arifi.

Baca juga:  K.H. Cholil Navis, Ulama Muda dengan Berbagai Kiprah

Dalam akun Facebooknya, al-Fazzazi senang kedatangan Al-Arifi yang akan menyampaikan ceramah berjudul “Peran Alquran dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia”.

Padahal, menurut media ini, isi ceramahnya hanyalah kampanye Partai Keadilan dan Pembangunan (Hizbul Adalah wat Tanmiyah). Selain itu, media ini juga memberitakan bahwa Al-Arifi enggan menyebut Al-Qaeda dan ISIS sebagai organisasi teroris.

3. Gololy.com

Media yang berpusat di Mesir ini memberitakan fatwa jihad nikah. Isu fatwa jihad nikah ini beredar saat pada tahun 2013-an terkait perang Suriah.

Dalam beberapa berita yang beredar di medsos Arab, Al-Arifi diduga menganjurkan para perempuan Arab untuk pergi ke Suriah untuk memenuhi kebutuhan biologis para mujahidin yang dilakukan dengan cara menikah, walaupun hanya dalam waktu sebentar.

Gololy.com mengklarifikasi bahwa tuduhan yang diarahkan ke Al-Arifi itu berita bohong. Media Mesir ini merilis berita berjudul “Al-Arifi Cuci Tangan dari Fatwa Jihad Nikah”.

4. Youm7.com

Media yang berpusat di Mesir ini merilis berita berjudul “Al-Arifi Nasihati Simpatisan ISIS”. Berita ini mengabarkan bahwa Al-Arifi kesal melihat status para pemuda di media sosial yang melontarkan takfir tanpa terkendali.

Baca juga:  Wah Ini 5 Kerajaan Besar di Maroko, Cocok untuk Wisata Sejarah

Bahkan, al-Arifi mengingatkan mereka agar tidak mudah menuduh murtad sesama Muslim, apalagi menghalalkan membunuh dan merampas Muslim lain.

5. Al-Jazera.net

Media yang berpusat di Qatar ini merilis berita larangan Al-Arifi memasuki Inggris. Menurut berita ini, Al-Arifi berkali-kali menganjurkan perang melawan Bashar Assad. Ia bukan saja mengajak para penduduk Arab Saudi, negara di mana dia lahir, untuk jihad ke Suriah.

harisPenulis : Ibnu Harish | Penulis Tetap Datdut.com

Fb : Ibnu Harish

Komentar

Redaksi