Ini 5 Kemistisan Suku Dayak

  •  
  •  
  •  
  •  

Datdut.com – Suku dayak merupakan suku yang paling eksis di Indonesia. Banyak sekali keunikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari mereka, yang sangat berbeda dengan kehidupan metropolitan. Hebatnya, di tengah deras arus modernitas, mereka mampu mempertahankan tradisi dan kultur budaya nenek moyang. Tanpa terakulturasi sedikit pun.

Berikut ini adalah rahasia kemistisan suku dayak. Yuk, simak!

1. Mandau (Parang Mematikan)

Alat senjata tradisional suku dayak yang bernama mandau ini, konon sangat ditakuti dengan segala hawa mistisnya. Alat ini selalu dibawa kemanapun oleh pria dayak, baik dalam keadaan bahaya atau tidak.

Jika parang mandau ini telah dikeluarkan dari tempatnya, mau tidak mau akan ada korban yang menjadi tumbal. Maka dari itu, alat ini sangat diperhitungkan oleh segala pihak.

2. Sumpit Beracun

Sumpit beracun adalah senjata mematikan lainnya yang dimiliki suku dayak. Senjata ini menjadikan mereka disegani suku lain. Alat ini dahulu kala mereka gunakan untuk melawan Belanda.

Sumpit beracun memang bisa menaklukkan lawannya dengan cara yang cukup sadis. Biasanya, anak sumpit akan diarahkan ke leher. Begitu anak sumpit tertancap, maka korban akan kejang-kejang hingga tewas hanya dalam hitungan menit

Baca juga:  Mempersoalkan Ungkapan "Menjadi Islam Tak Perlu Menjadi Arab"

3. Tato

Tato adalah salah satu ciri khas suku pedalaman ini. Hampir disetiap tubuh masyarakat dayak memiliki tato sebagai tanda anggota suku.

Semakin banyak tato menandakan telah banyak daerah yang dikunjungi. Karena itu seorang dayak yang memiliki banyak tato di tubuhnya sangat disegani, karena untuk mengunjungi daerah dayak, satu sama lain begitu membutuhkan perjuangan, dari perjalanan kaki yang jauh, sampai harus menjelajahi hutan belantara.

4. Ilmu Gaib

Pada zaman dahulu, tak jarang pribumi yang memiliki ilmu ghaib. Terkadang mereka menggunakannya untuk menghadapi kaum penjajah. Salah satu ilmu ghaib itu datang dari Tanah Borneo suku dayak.

Ilmu ini terkenal sangat mematikan. Ilmu yang menggunakan perantara angin, langsung menusuk ke tubuh korban, terasa mengoyak tulang belulang dan daging.

5. Pasukan Hantu

Konon katanya, saat peperangan terjadi antara suku dayak dan penjajah Belanda, suku dayak menggunakan pasukan supranatural. Mereka memiliki pasukan ghaib yang membantu ketika peperangan.

Baca juga:  Menguak 5 Dalil Serampangan Wahabi dalam Memvonis Bidah Amalan Umat Islam

Menurut cerita orang-orang dayak yang sempat merasakan zaman penjajahan, Belanda ketakutan pada suku dayak karena kemampuan perang mereka. Karena koloni yang terkena  sumpit dan mandau bisa mati seketika, sedangkan jika peluru mengenai orang dayak, bisa sembuh dengan bantuan sikerei (dukun) hanya dalam hitungan hari. Itulah yang akhirnya membuat Belanda hengkang dari bumi Borneo.

hanifKontributor: Hanif Azhar | Pecinta film India

FB: Hanief Al-Azhar 

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Hanif Azhar

Mahasiswa Program Studi Tarjamah Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta asal Tuban. Aktif berorganisasi dan kegiatan tulis-menulis.
Hanif Azhar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close