Ini 5 Bukti Ide Khilafah Versi HTI Hanya Omong Kosong

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan Organisasi Kemasyarakatan (ormas) yang belum lama ini dibubarkan oleh pemerintah. Sistem Khilafah Islamiyah selalu diklaim oleh HTI untuk menjadi solusi kebangsaan.

Abdurrahman al-Baghdadi merupakan sosok yang pertama kali menyebarkan paham Khilafah Islamiyah pada mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pria berdarah Lebanon ini, menanamkan bagaimana pentingnya Islam sebagai ideologi negara, sebagai agama yang kafah, ad-daulah minad din, negara bagian dari agama

Namun, hingga kini HTI belum terlihat berkontribusi besar dalam membangun Indonesia. Wong, Pancasila disebut tagut, kok!  Salah satu netizen bernama Abduh Zulfidar Akaha mengkritik alpanya HTI berkontribusi untuk negeri pertiwi ini. Berikut 5 ulasannya yang kemudian saya kembangkan dengan beberapa data dan argumen tambahan:

Baca juga:  Menunggu Sikap HTI di Pilkada DKI! Tirulah Ketegasan Pesantren-pesantren Ini

1. Belum Terlihat Masjid yang Dibangun HTI?

Berdasarkan penelurusan, HTI mulai melebarkan sayapnya di IPB melalui gerakan-gerakan mahasiswa pasca Orde Baru. Lengsernya Orde Baru menjadi angin segar bagi ide Khilafah Islamiyah yang ingin memformalisasi Islam dalam konteks bernegara.

Padahal, jauh hari para Pahlawan Nasional kita dari kalangan ulama sudah sepakat memilih Pancasila demi kemaslahatan yang lebih besar.

Bisa jadi, penerapan hukum Islam yang dipaksakan secara formal dapat menimbulkan sektarianisme atas nama agama. Toh, kita sebagai Muslim masih tetap bisa melaksanakan kepercayaan kita tanpa dipaksakan menjadi sebuah undang-undang.

Nyatanya, kita sebagai umat Muslim masih dapat bebas melaksanakan salat di masjid manapun yang kita inginkan, tanpa ditetapkan dalam Undang-Undang Negara. Untuk membangun masjid saja, HTI belum bisa? Mungkin, yang ada mereka justru “memurtadkan” jamaah masjid tertentu untuk mengikuti paham yang HTI inginkan.

Baca juga:  Jangan Olok-olok Orang yang Bilang "Kata Kiai" atau "Kata Habib"

2. Perguruan Tinggi yang Dibangun HTI Mana?

Dalam membangun Bangsa Indonesia, Muhammadiyah jauh lebih maju telah memiliki kurang lebih 10.000 lembaga pendidikan, dari Taman Kanak Kanak hingga Perguruan Tinggi.

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *