Ini 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Mempersunting Santri Putri

  • 363
  •  
  •  
  •  
    363
    Shares

DatDut.Com – Setiap pria pasti mendambakan istri yang salehah, karena bahagia dunia akhirat lah yang dijadikan tujuan. Ya, cinta sehidup semati, begitu kalau kata anak muda zaman sekarang.

Nah, kebahagaian lahir dan batin dalam berumah tangga salah satunya bisa tercapai jika kamu dapat mempersunting santri putri. Bukan promosi, ya. Paling tidak santri putri mempunyai beberapa kriteria idaman yang dikatakan Nabi Saw. dalam beberapa hadis.

Karena pada umumnya santri putri memiliki 5 karakter berikut yang membuatmu ingin mempersuntingnya, loh.

[nextpage title=”1. Rajin Tirakat”]

1. Rajin Tirakat

Tirakat merupakan upaya mendekatkan diri kepada Allah, dalam perilaku, hati dan pikiran seorang hamba. Istilah tirakat sendiri erat kaitannya dengan kehidupan santri. Ya, inilah salah satu yang sering dikerjakan para santri putri. Tirakat.

Seorang santri putri yang senantiasa tirakat berarti ia termasuk orang yang selalu berusaha mendekatkan diri kepada Tuhannya serta memperkuat pondasi agamanya.

Karena itu, dalam sebuah hadis Nabi Saw. berpesan, “Nikahilah wanita yang kuat agamanya, niscaya kau beruntung,” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Daud, an-Nasai).

[nextpage title=”2. Pandai Mengajari Anak dengan Pengetahuan Agama Sejak Kecil”]

2. Pandai Mengajari Anak dengan Pengetahuan Agama Sejak Kecil

Pentingnya memberikan pendidikan pada anak terekam dalam sebuah hadis riwayat Tirmizi, Rasulullah Saw. bersabda, “Jika seseorang mengajari anaknya, lebih baik baginya dari pada ia bersedekah setiap hari setengah gantang kepada orang miskin.”

Baca juga:  Ini 5 Kebiasaan Unik Santri Putri yang Tak Terlupakan

Bukan sekadar memberikan pendidikan yang mahal, tapi yang lebih penting adalah menanamkan pendidikan moral serta akhlak yang terpuji. Maka memilih istri yang berakhlak mulia serta memiliki pengetahuan agama yang benar adalah jalan keluarnya. Nah kalau sudah begitu, santri putri lah solusi terbaiknya.

[nextpage title=”3. Hidup Sederhana”]

3. Hidup Sederhana

Santri putri itu siap hidup dalam kesederhanaan alias qanaah atau nerimo ing pandum. Gak perlu diragukan lagi, karena memang sehari-harinya santri terlatih hidup mandiri dan sederhana. Jadi, kelak diharapkan ia siap hidup walau dalam keadaan tersulit sekalipun. Ia tidak akan putus asa dari kasih sayang Allah Swt.

Zaman sekarang susah menemukan wanita yang siap hidup sederhana dan pengertian. Tentang wanita-wanita semacam ini, bahkan Nabi Muhammad Saw. telah bersabda, “Aku telah diperlihatkan neraka, kebanyakan penghuninya adalah perempuan yang kufur atau ingkar,” spontan para sahabat bertanya, “Apakah mereka ingkar terhadap Allah?”

Beliau menjawab, “Mereka terbiasa mengingkari perlakuan baik serta jasa baik orang lain. Andai  kau berlaku baik padanya selama hidupmu, dia akan tetap berkata, ‘Aku  tidak mendapatkan sedikit pun kebaikan darimu,’” (H.R. Bukhari dan Muslim).

[nextpage title=”4. Bisa Masak”]

4. Bisa Masak

Tak usah berkecil hati kalau ternyata santri putri calon istrimu itu tak secantik Angelina Jolie, atau tak semanis Raisa. Karena pasti kamu akan menemukan kelebihan lain darinya, misalnya pintar masak.

Karena Nabi Saw. berpesan, “Tak selayaknya seorang laki-laki yang beriman meremehkan wanita yang beriman, karena bila ia tak puas dengan satu perangainya, ia pasti puas dengan perangainya yang lain,” (H.R. Muslim)

Baca juga:  Demi Sederhana dan Dapat Berkah, Santri Berebut Benda-benda Ini di Pesantren

Nah, seorang santri putri itu seperti paket komplit, meski tak sempurna tapi kamu akan menemukan kelebihan-kelebihannya yang lain, yang membuatmu bahagia dan betah di rumah. Seperti keahliannya dalam memasak.

Keadaan hidup di pondoklah yang sepertinya memaksa kebanyakan santri putri harus jago masak, karena di pondok biasanya harus memasak sendiri kalau mau makan. Karena itu, insya Allah kelebihannya yang satu ini akan membuatmu bahagia dan betah di rumah.

[nextpage title=”5. Bisa Ngaji”]

5. Bisa Ngaji

Memiliki istri yang pintar ngaji itu penting, karena seorang wanita yang tidak bisa mengaji pasti sedikit banyak akan berdampak negatif pada anaknya.  Pasalnya, ibu merupakan sekolah pertama yang diperoleh seorang anak, sebagaimana telah dijelaskan pada poin kedua. Jadi, pilih istri yang pandai mengaji, ya!

 

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Neneng Maghfiro
  •  
    363
    Shares
  • 363
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close