Ini 5 Alasan Kamu Harus Berhenti Merokok

  • 7
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

DatDut.Com – Kamu pasti tahu kisah Robby Indra Wahyuda (27). Kisahnya sempat menghebohkan jagat dunia maya beberapa minggu ini. Pria yang bekerja sebagai PNS di Samarinda pada Selasa, 23 Juni 2015 Robby telah menghembuskan napas terakhir. Sebelum berpulang, kondisi lehernya berlubang karena terkena kanker pita suara akibat kebiasaan merokok sejak umur belasan tahun. Rokok memang sangat berbahaya, dan perokok tahu itu. Tapi, dia seperti tak punya daya. Dia terus menghisapnya. Ada yang menghisapnya 1 kali sehari, bahkan ada yang bela-belain nggak makan buat ngerokok. Semua itu dilakukan kala seseorang sudah kecanduan rokok. Mereka tak memikirkan dampak dan bahaya besar akibat kebiasaan buruknya itu. Oleh karena itu, yuk simak 5 alasan kamu harus berhenti merokok:

1. Bahaya merokok sudah terpampang jelas di bungkus rokok 

Sudah jelas-jelas bahaya merokok sudah terpampang jelas dibungkus rokok, tapi para perokok cuek bebek dengan terus menghisap rokok setiap waktu. Alasannya, susah berhenti merokok. Padahal mereka nggak mikir, mereka itu sudah dewasa, sudah bisa bacalah minimal atau  dibacainlah, tapi mereka suka gak peduli fakta itu.

2. Menghabiskan uang, sehingga susah kaya 

Baca juga:  5 Kuliner Bersantan Terlezat di Indonesia

Selain rokok itu berbahaya, rokok juga menghabiskan uang. Ga cuman seribu, dua ribu, tapi berpuluh-puluh ribu setiap hari atau ya minimal tiap minggu. Tapi coba dikalikan tiap bulan. Bukannya kamu kaya, malah jadi miskin. Yang kaya, ya, yang produksi rokok.

3. Tubuh kering kerontang di dalam

Paru-paru menghitam, bibir menghitam, gigi menguning, jantung sesak. Tubuh kurus di dalam meski terlihat bugar di luar. Otak dihinggapi ilusi bahwa otak menjadi lebih pintar setelah merokok. Sistem reproduksi melemah.  Semua itu menunjukkan kalau tubuh menjadi kering kerontang di dalam karena kehausan akibat asap rokok. Coba bayangkan seperti daun yang dibakar dengan api, maka lama-lama mereka akan jadi abu. Coba bayangkan di dalam kondisi rumah yang ada banyak asap, pasti sesak kemudian pingsan. Begitulah yang terjadi dalam tubuh perokok.

4. Nggak hanya bahayain diri sendiri, tapi orang lain juga 

Selain membahayakan kesehatan sendiri, tapi juga orang lain yang menjadi perokok pasif. Pasti sudah pada sering mendengar berita bahwa kerabat dekat meninggal karena ada yang menjadi perokok berat.  Setega itu, kah? Bagaimana para perokok harus membayar semua itu? Apakah dengan ribuan rokok? Nggak bakal membayar itu semua.

Baca juga:  Penerjemahan Kebudayaan dalam Alquran, Ini 5 Contohnya

5. Lupa kalau kesuksesan dan ide itu datang dari Allah swt bukan dari sebatang rokok

Ini yang lebih bahaya lagi, biasanya perokok selalu mengandalkan rokok. Mereka sering sekali berujar, “Ah, gue sepet ide, nih. Rokok dulu.” Selalu saja perokok berkata begitu seolah-olah rokok bisa menjadi pemantik ide atau kesuksesan. Padahal, semua itu cuma ilusi belaka. Ia hanya tersugesti oleh kebiasaan merokoknya. Apalagi, tak ada bukti ilmiah yang menunjukkan hal ini.  So, masih mau merokok?

 

Komentar

Dewi Sri

Dewi Sri

Wanita yang selalu haus berkarya. Selalu suka dengan hal-hal baru. Menulis jadi bagian terpenting dalam hidupnya. Aktif di berbagai organisasi. Salah satunya di Forum Lingkar Pena.
Dewi Sri
  •  
    7
    Shares
  • 7
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *