Hoax Narkoba dari China Viral hingga 20 ribu Kali, Pemilik Akunnya Dibully Netizen

Nasrudin

Nasrudin

Alumni Pesantren Darussalam Blokagung & Program Pasca Tahfidz VIII Pesantren Bayt Al-Qur'an Pusat Studi Al-Qur'an Jakarta. Menyukai bakso dan martabak. Penggemar kajian kitab klasik dan kehidupan santri. Saat ini tinggal di Lampung.
Nasrudin

DatDut.C0m – Semangat antihoax termasuk salah satu yang disuarakan sebagian netizen untuk mengawali tahun 2017. Grup-grup antihoax kian banyak diminati orang.

Tak pelak, berbagai postingan di medsos yang terindikasi berita bohong, pemelintiran maupun penggiringan opini akan segera dikomentari klarifikasi dari beberapa orang yang tahu postingan tersebut tidak benar.

Baca juga:  Terlanjur Share Hoax, Orang Biasanya Ngeles Begini, Ini Jawabannya

Seperti halnya yang terjadi terhadap akun yang memposting dua video tentang penyelundupan narkoba yang diklaim dari China ini.

Jika ini benar-benar dari Cina, kita perlu waspadai semua barang yang berasal dari sana. Jika rejim penguasa tidak peduli, apakah rakyat harus tidak peduli? Korban dari narkoba yang masuk ke Indonesia adalah rakyat. Apakah sudah saatnya rakyat bentuk POSKO KEWASPADAAN untuk mengawasi semua barang & orang dari Cina?” tulis akun Muhammad Kalono. Anda juga dapat melihat foto layarnya disini  (https://www.facebook.com/muhammad.kalono/posts/10202717632178562) http://prntscr.com/drq6wm

Dua video yang ia unggah mempertontonkan terbongkarnya penyelundupan. Video pertama adalah tentang ribuan batang rokok yang disimpan dalam batang kayu, sedangkan video yang lain adalah narkoba yang diselundupkan dengan cara dimasukkan dalam bawang merah.

Baca juga:  Jaga Kesehatan Otak Anda dari Virus Hoax! Ini 5 Langkah Sederhana Mencegah Peredarannya

Status dan video yang diunggah kamis 29 Desember 2016 hingga tulisan ini dibuat telah dibagikan hingga 19.734 kali, dengan 769 dan 239 komentar.

Memang ia tak mengklaim bahwa video tersebut adalah kejadian di Indonesia. Namun dari pengantar yang ia tulis, tampak Muhammad Kalono yang dalam profilnya tertulis mengambil konsentrasi Program Doktor Ilmu Hukum di Sultan Agung Islamic University (UNISSULA) Semarang ini, menggiring opini pembaca dan follower-nya tentang ancaman China yang sangat dekat. Terlebih ia memang intens membagikan berbagai berita terkait isu China dan komunis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *