Hindari 5 Kesalahan Besar Ini Saat Kredit Motor

  • 24
  •  
  •  
  •  
    24
    Shares

Datdut.Com – Sepeda motor atau di Jakarta lebih dikenal sebagai motor, saat ini dapat dikatakan sudah menjadi kebutuhan primer dalam bertransportasi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama di kota-kota besar.

Selain bentuknya yang ramping dan fleksibel dalam menghadapi segala medan, cara mendapatkannya pun relatif mudah dan murah. Mudah karena dealer sepeda motor bisa ditemui di mana saja.

Murah karena sepeda motor tidak hanya bisa dimiliki secara kontan, tetapi juga bisa dicicil. Sebagian bahkan bisa dicicil tanpa uang muka alias downpayment. Cicilannya pun kadang relatif tak terlalu mahal.

Hanya saja ada beberapa kesalahan yang banyak dilakukan oleh para pengkredit, yang wajib Anda tahu sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit kepemilikan sepeda motor.

Hal-hal berikut sebaiknya dihindari saat akan mengajukan kredit sepeda motor, agar ke depannya Anda pun tidak merasa terbebani. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda saat akan mengambil kredit sepeda motor.

Berikut 5 kesalahan besar dalam mengambil kredit motor yang wajib Anda hindari, seperti dikutip dari situs aturduit.com:

1. Membeli untuk pamer

Masih ada orang yang membeli motor untuk sekadar pamer saat pulang kampung atau pamer pada tetangga dan teman kantor.

Motivasi seperti ini harus dibuang jauh-jauh karena dia membeli motor bukan untuk kebutuhan. Atau, ada juga yang membeli motor hanya karena lapar mata saja lantaran banyaknya motor baru yang beredar sekarang ini.

Alasan membelinya pun kadang agak tidak masuk akal. Misalnya, membeli bukan hanya lantaran mesin serta fiturnya yang baru, tapi hanya karena stripping (atau stiker bodi motor) saja yang baru, tetap saja masyarakat masih ada yang mau membeli.

Baca juga:  Masyarakat Dapatkan 5 Manfaat Ini dari Transportasi Online

2. Jangan membeli saat utang menumpuk

Idealnya utang Anda tidak boleh lebih dari 30% dari gaji yang diterima. Membeli motor secara kredit akan menambah utang Anda setiap bulan.

Nah, di sini Anda perlu mempertimbangkan terlebih dahulu saat akan mengajukan kredit motor. Jika memang membeli motor untuk kebutuhan, sesuaikanlah dengan gaji dan utang Anda setiap bulannya.

3. Tidak mencari leasing terbaik

Banyaknya perusahaan pembiayaan motor dan beragam, menjadikan sebagian perusahaan tersebut tidak bertindak secara profesional.

Carilah perusahaan yang tergabung dalam anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).

Anda juga jangan malas mencari perbandingan harga antara dealer yang ada, karena bisa saja di salah satu dealer memberi kesempatan untuk memperbesar DP dan bernegosiasilah selalu untuk mendapatkan tagihan bulanan terendah.

Dan sekali lagi, tetap cek leasing Anda. Jangan memilih leasing yang dikenal mempekerjakan para preman atau menggunakan cara-cara kekerasan dalam penagihan atau kredit macet dengan alasan tak masuk akal.

Jangan segan-segan browsing mencari informasi terkait reputasi leasing-leasing yang sedang memberi penawaran pada Anda.

Jangan juga pilih leasing yang memberi penalti yang tidak masuk akal atas keterlambatan pembayaran Anda. Untuk itu, bacalah baik-baik setiap poin perjanjian dan tanyakan sedetail mungkin. Jangan sampai Anda menyesal nantinya.

4. Periode pinjaman yang panjang

Usahakan jika mengambil kredit tidak terlalu lama. Maka dari itu, negosiasikan dengan baik saat akan mengajukan kredit motor.

Baca juga:  Pemuda Islam dan Masa Depan Bangsa

DP besar akan membuat cicilan lebih kecil dan tenor (jangka waktu pembayaran utang) semakin pendek.

Beban utang Anda menjadi ringan jika tenor yang diambil semakin pendek, semakin cepat pula kredit Anda lunas. Masih banyak orang yang tidak terlalu mengerti soal ini. Padahal, ini hal yang paling penting diketahui dalam mengambil kredit.

5. BPKB dan asuransi yang terabaikan

Pilihlah leasing yang bertanggung jawab terhadap BPKB dan asuransi motor Anda. Sehingga saat lunas, BPKB bisa langsung Anda ambil, tidak ada yang namanya BPKB Anda dijadikan jaminan oleh leasing ke bank lain.

Pastikan asuransi bisa menjaga Anda selama kredit motor, menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor Anda selama kredit dan proses klaim yang mudah.

Maka, pelajarilah dan ketahuilah reputasi calon leasing-leasing Anda.

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga.
Redaksi
  •  
    24
    Shares
  • 24
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close