Jangan Sombong! Hidup Ini Tak Abadi dan Kita Pasti Mati

  • 85
  •  
  •  
  •  
    85
    Shares

DatDut.Com – Setiap manusia diberikan kesempatan hidup untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya. Ada manusia yang memanfaatkan kesempatan itu dengan baik dan ada juga yang menyia-nyiakan kesempatannya begitu saja. Padahal tujuan Allah dalam penciptaan jin dan manusia adalah  untuk menyembah kepada-Nya. Berikut ini adalah 5 perbedaan antara hidup dan mati yang akan membuat kita selalu sadar dan ingat bahwa waktu kita harus digunakan sebaik-baiknya.

1. Mandi Sendiri

Alhamdulillah kita masih bisa mandi sendiri, atau yang masih bayi walaupun dimandikan ya masih bisa bayinya reflek atau main air hehehe. Inilah yang sering kita lupa bahwa pada suatu saat kita tidak bisa mandi sendiri. Kita malah dimandikan oleh orang lain baik itu keluarga kita ataupun orang lain.

Semoga saat mau mandi atau selesai mandi, kita ingat bahwa kita masih ada kesempatan untuk mencari bekal di dunia ini. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari setelah kita dimandikan oleh orang lain.

2. Memasang Baju Sendiri

Di saat kita sedang memakai baju, sebetulnya kita sedang diingatkan bahwa suatu saat nanti kita tidak bisa memakai baju sendiri tetapi dipakaikan baju oleh orang lain. Di dunia ini kita juga masih bisa memilih baju yang kita sukai, namun di saat waktu kita telah habis, maka kita tidak bisa memilih pakaian yang kita sukai. Kita akan dipakaikan kain kafan yang putih dan bersih.

Baca juga:  Ini 5 Bahan Tambahan Makanan yang Berbahaya

3. Masih Bisa Jadi Imam atau Makmum

Di saat kita salat, sudah pasti kita menjadi imam atau makmum. Imam takbir, maka makmum juga ikut takbir. Suatu saat pasti kita tidak akan menjadi imam atau makmum, karena waktu itu kita justru disalatkan. Saat imam takbir, kita diam saja dan tidak bergerak sedikit pun.

4. Bisa Berjalan ke Masjid

Orang yang kuat adalah orang yang sanggup berjalan ke masjid untuk menjalankan ibadah berjamaah yang jaraknya jauh maupun dekat. Tetapi sesanggup apa pun seseorang dalam maraton sejauh 10 KM namun masjid yang jaraknya 30 meter tidak dia kunjungi, maka dialah sebenar-benarnya orang lemah. Betapa ironinya masa sekarang ini.

Mengenai perjalanan menuju mesjid, adakalanya kita tidak bisa berjalan dengan kaki kita sendiri. Saat itu kita hanya terdiam kaku di atas keranda mayat dan digotong bersama-sama menuju mesjid untuk disalatkan. Maka syukurilah kesempatan ini, kesempatan kita yang masih sanggup berjalan sendiri.

Baca juga:  Rezeki Mau Lancar? Jangan Pelit sama Pasangan, Keluarga dan Ortu!

5. Bisa Membaca Alquran

Inilah perbedaan yang terakhir. Membaca Alquran adalah sebuah ibadah yang setiap huruf yang kita baca akan diberi pahala yang berlipat. Semoga di saat membaca Alquran akan mengingatkan kita tentang kesempatan hidup yang masih diberikan oleh Allah ta’ala. Karena mungkin suatu saat nanti kita tidak bisa membaca Alquran lagi dan mungkin keluarga kita dan saudara-saudara kita datang ke rumah kita dan membaca surah Yasin di hadapan kita.

 

Semoga bermanfaat!

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Insan Kamil

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berasal dari Padang Pariaman Sumatera Barat.
Insan Kamil
  •  
    85
    Shares
  • 85
  •  
  •  
Close